Ismail Yahya
Institut Agama Islam Negeri Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TANTANGAN, KENDALA, DAN KESIAPAN PEMASARAN ONLINE UMKM DI DESA NGLEBAK, KECAMATAN TAWANGMANGU, KABUPATEN SUKOHARJO Betty Eliya Rokhmah; Ismail Yahya
Filantropi : Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf Vol. 1 No. 1 (2020): Filantropi: Jurnal Manajemen Zakat dan Wakaf
Publisher : Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.682 KB) | DOI: 10.22515/finalmazawa.v1i1.2363

Abstract

Abstract Nglebak Village is one of the Villages in Sukoharjo Regency which has the potential to be used as a model for SME centers because this village has many entrepreneurs and artisans in it. To achieve this goal SMEs must be prepared to meet broader marketing. Analysis is needed related to the challenges, obstacles, and how the readiness of the MSMEs in marketing, especially online marketing. SMEs readiness in conducting online marketing signifies the readiness of SMEs to serve consumers with wider reach and greater numbers. From the analysis conducted, it is known that the challenges faced by the Nglebak Village SMEs are competition from within and outside the country, the constraints are in terms of capital and lack of marketing knowledge. If these challenges and obstacles cannot be overcome, Nglebak Village SMEs can be said to be not ready to implement online marketing and serve consumers with a wide reach. Abstrak Desa Nglebak merupakan salah satu Desa di Kabupaten Sukoharjo yang memiliki potensi untuk dijadikan model sentra UMKM dikarenakan Desa ini mempunyai banyak pengusaha dan pengrajin didalamnya. Untuk mencapai tujuan ini UMKM harus siap untuk memenuhi pemasaran yang lebih luas. Dibutuhkan analisis terkait dengan tantangan, kendala, dan bagaimana kesiapan dari UMKM tersebut dalam melakukan pemasaran terutama pemasaran online. Kesiapan UMKM dalam melakukan pemasaran online menandakan kesiapan UMKM untuk melayani konsumen dengan jangkauan lebih luas dan jumlah yang lebih banyak. Dari analisis yang dilakukan diketahui bahwa tantangan yang dihadapi oleh UMKM Desa Nglebak adalah persaingan dari dalam maupun luar negeri, kendalanya adalah dari segi modal dan pengetahuan tentang pemasaran yang masih kurang. Apabila tantangan dan kendala tersebut tidak bisa diatasi maka UMKM Desa Nglebak dapat dikatakan belum siap untuk menerapkan pemasaran online dan melayani konsumen dengan jangkauan luas.
SOSIALISASI KRITERIA SISTEM JAMINAN HALAL PADA PEDAGANG WARUNG MAKAN SEKITAR KAMPUS IAIN SURAKARTA Angga Dwi Prasetyo; Moh. Taufik; Ismail Yahya
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 7 No. 2 (2020): May
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v7i2.893

Abstract

Pangan halal merupakan produk makanan maupun minuman memenuhi syariat islam berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian. Mengkonsumsi pangan halal merupakan menjadi suatu kewajiban umat muslim. Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah memberikan informasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya pemilik warung makan tentang pentingnya menghasilkan produk yang halal dan mengetahui kriteria sistem jaminan halal. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan melalui ceramah dan diskusi dengan jumlah peserta 9 warung makan. Secara umum kegiatan sosialisasi ini berlangsung baik dan meningkatkan pemahaman peserta terhadap kriteria system jaminan halal. Kendala yang dihadapi saat pelaksanaan sosialisasi adalah waktu sosialisasi yang tidak tepat dan peralatan presentasi yang belum memadai.