Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Ecoprint sebagai Praktik Seni Tekstil Berkelanjutan Komunitas PKK Desa Tugu Diva Salsabila Septi Dewantari; Farras Ijlal Nashir; Vera Mutiara Hikmah; Putri Awalu Rohmah; Dyah Quraini; Muhammad Haidar Fakhri; Fadilah Nur Sugiyanto
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 4 No 1 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri tekstil dan penggunaan pewarna sintetis mendorong perlunya alternatif seni tekstil yang lebih ramah lingkungan dan dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Desa Tugu dalam memanfaatkan bahan alam lokal melalui praktik ecoprint serta mengenalkan potensinya sebagai produk ekonomi kreatif. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Juli 2026 di Aula Balai Desa Tugu, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, dengan melibatkan 37 anggota PKK. Metode yang digunakan meliputi observasi, musyawarah bersama mitra, penyuluhan, demonstrasi, pendampingan, praktik langsung (hands-on practice), tanya jawab, dan wawancara evaluasi. Pelatihan difokuskan pada pengenalan konsep ecoprint, proses mordanting, pemanfaatan daun lokal, dan teknik pounding. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memahami konsep ecoprint, mengenali bahan alam yang dapat digunakan, memahami tahapan mordanting, serta mempraktikkan teknik pounding secara langsung. Peserta juga mampu menghasilkan motif ecoprint dari bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar dan menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan hasilnya menjadi produk seperti tote bag. Selain peningkatan keterampilan, kegiatan mendorong kerja sama antaranggota, keterlibatan keluarga, minat untuk berlatih secara mandiri, serta kesiapan peserta untuk membagikan pengetahuan kepada masyarakat lain. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ecoprint teknik pounding dapat menjadi media pemberdayaan masyarakat yang sederhana, ekonomis, ramah lingkungan, dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha kreatif berbasis sumber daya lokal.