Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Hiradc (Hazard Identification Risk Assessment And Determining Control) PT. XYZ Yoga Andhinova; Roma Wibero
Jurnal Greenation Ilmu Teknik Vol. 1 No. 4 (2023): (JGIT) Jurnal Greenation Ilmu Teknik (November 2023 - Januari 2024)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgit.v1i4.229

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan dan pemeliharaan gedung pusat perbelanjaan. Untuk penerapan K3 di PT. XYZ belum berjalan dengan efektif dikarenakan masih banyak pekerja yang melepas Alat Pelindung Diri (APD) dan kurangnya kesadaran akan bahaya yang terjadi akibat dari alat kerja. Metode yang digunakan adalah metode HIRADC Hazard Identification Risk Assessment and Determining Control adalah sebuah metode untuk mengidentifikasi bahaya, mengukur, dan mengevaluasi risiko yang muncul dari sebuah bahaya yang dapat terjadi dalam aktifitas rutin ataupun non rutin dalam sebuah pekerjaan di perusahaan, selanjutnya dapat dilakukan penilaian risiko dari bahaya yang sudah teridentifikasi. Hasil dari penilaian risiko tersebut berguna untuk membuat program pengendalian risiko dengan memperhatikan hirarki pengendalian risiko.Hasil dari penelitian ini adalah rekomendasi pengendalian risiko pada pekerjaan atau perbaikan yang sedang berlangsung pada area pusat perbelanjaan PT. XYZ. Pertama adalah pengendalian risiko penggunaan APD dimana perusahaan wajib untuk menyediakan alat pelindung diri yang dapat digunakan oleh pekerja, kedua pengendalian risiko administratif digunakan untuk memberikan peringatan dan memberikan hukuman tegas untuk memberikan efek jera. Terkahir pengendalian risiko subtitusi yaitu mengganti alat kerja yang sudah rusak dengan harapan dapat mengurangi terjadinya tersengat aliran listrik yang berasal dari alat kerja.Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat 10 pekerjaan atau perbaikan yang sedang berlangsung di area pusat perbelanjaan PT. XYZ. Teridentifikasi 36 potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Penilaian risiko yang dilakukan menghasilkan 3 kategori yaitu sangat ringa, ringan, sedang. Kategori sangat ringan memikiki 14 penilaian, kategori ringan dengan 14 penilaian, sedangkan kategori sedang hanya memilkiki 8 penilaian. Pengendalian risiko menghasilkan rekomendasi pengendalian risiko yang terdiri dari 3 hirarki pengendalian risiko yaitu rekomendasi pengendalian risiko menggunakan APD dengan 31 upaya, pengendalian risiko administratif dengan 27 upaya, dan pengendalian risiko subtitusi dengan 4 upaya rekomendasi pengendalian.
Model Dynamic Lot Sizing untuk Optimalisasi Pengadaan Impor Pliers Yoga Andhinova; Bonivasius Prasetya Ichtiarto
Jurnal Greenation Ilmu Teknik Vol. 4 No. 1 (2026): (JGIT) Jurnal Greenation Ilmu Teknik (Februari - April 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgit.v4i1.845

Abstract

Pengelolaan persediaan pada perusahaan yang melakukan pengadaan barang impor menghadapi tantangan berupa fluktuasi permintaan, lead time yang panjang, serta tingginya biaya penyimpanan. Kondisi tersebut menyebabkan kebijakan pemesanan konvensional sering kali menghasilkan persediaan berlebih (overstock) maupun kekurangan persediaan (stockout), sehingga meningkatkan total biaya persediaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode Dynamic Lot Sizing dengan algoritma Wagner–Whitin dalam mengoptimalkan kebijakan pengadaan impor produk pliers, Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui optimasi matematis dengan memanfaatkan data permintaan bulanan tujuh kategori produk pliers selama periode Januari - Desember 2024, serta data biaya pemesanan dan biaya penyimpanan perusahaan. Analisis dilakukan dengan membandingkan total biaya persediaan yang dihasilkan oleh metode perusahaan dengan hasil optimasi menggunakan Dynamic Lot Sizing, Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode perusahaan menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp1.385.603.550, yang terdiri atas biaya pemesanan sebesar Rp120.000.000 dan biaya penyimpanan sebesar Rp1.265.603.550. Setelah diterapkan metode Dynamic Lot Sizing, total biaya persediaan menurun menjadi Rp120.000.000 dengan biaya penyimpanan sebesar Rp0, sehingga diperoleh penghematan biaya sebesar Rp1.265.603.550 atau 91,34% dibandingkan kebijakan perusahaan sebelumnya, Temuan ini membuktikan bahwa metode Dynamic Lot Sizing mampu menentukan waktu dan jumlah pemesanan secara optimal sesuai variasi permintaan setiap periode, sehingga lebih efektif dalam menekan biaya persediaan serta meningkatkan efisiensi pengadaan barang impor.