Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kualitas Pelayanan Penanganan Stunting Melalui Kinerja Petugas di Puskesmas Pabuaran Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi Atang Priatna; Ike Rachmawati
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (Januari-Maret 2024)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v2i1.137

Abstract

Puskesmas Pabuaran Kecamatan Pabuaran Kabupaten Sukabumi merupakan organisasi yang dibentuk pemerintah yang bergerak dalam pelayanan jasa kesehatan dan pusat pelayanan tingkat pertama yang menyeluruh dari suatu wilayah. Dengan pelayanan yang prima dan tenaga medis yang terampil, derajat kesehatan yang optimal dan memuaskan bagi pasien serta penurunan angka stunting dapat dicapai melalui upaya kesehatan dengan kualitas pelayanan yang baik yang diberikan oleh petugas kesehatan di puskesmas. Puskesmas Pabuaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya didukung oleh 57 pegawai dengan 20 diantaranya (19 bidan dan 1 ahli gizi) merupakan petugas khusus yang menangani pelayanan pencegahan stunting. Keadaan tersebut belum sesuai dengan standar Permenkes nomor 43 tahun 2020, dimana standar ketenagaan puskesmas rawat inap membutuhkan minimal 2 ahli gizi. Sehingga dalam prosesnya, Puskesmas Pabuaran masih memiliki banyak kekurangan yang menghambat kualitas pelayanan penanganan stunting terhadap para pasien. Metode penelitian merupakan ilmu yang mempelajari cara yang digunakan untuk menyelidiki masalah yang memerlukan pemecahan. Metodologi penelitian menuntun dan mengarahkan pelaksanaan penelitian agar hasilnya sesuai dengan realitas. Metodologi penelitian adalah ilmu tentang metode penelitian (science of research methods). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Terdapat hubungan antara kebijakan kesehatan dengan kejadian stunting. 4 jurnalmenyatakan bahwa kebijakan cukup mempengaruhi kondisi lahir bayi karena dengan asupan gizi ibu selama hamilmempengaruhi kondisi lahir bayi prematur harus segera mendapatkan perawatan 1000 hari pertama kehidupan agarnutrisi tercukup dengan baik sehingga pertumbuhan normal dapat terkejar dan terhindar dari stunting. Terdapat hubungan antara pelayanan kesehatan dengan kejadian stunting. 4 jurnal menyatakan bahwa pelayanan cukup mempengaruhi kondisi lahir bayi dan proses tumbuh kembang anak karena dengan asupan gizi anak dalam proses pertumbuhan mempengaruhi pertumbuhan anak, bila anak prematur harus segera mendapatkan perawatan 1000 hari pertama kehidupan agar nutrisi tercukup dengan baik sehingga pertumbuhan normal dapat terkejar dan terhindar daristunting.
Strategi Pemerintah Desa dalam Upaya Mengembangkan Program Inovasi Pamsimas di Desa Tegalpanjang Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi Laela Auleani; Ike Rachmawati
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Ilmu Multidisplin (Januari-Maret 2024)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v2i4.494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi keunggulan biaya, strategi deferensisasi, dan strategi fokus yang digunakan Pemerintah Desa dalam upaya mengembangkan Program Inovasi Pamsimas di Desa Tegalpanjang Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi. Dari segi akademik penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perkembangan Ilmu Administrasi Publik. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Desa Tegalpanjang Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Diamana pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari berbagai sumber dan tehnik penentuan informan dilakukan dengan menentukan informan khususnya Pemerintah Desa Tegalpanjang yang berperan dan terlibat secara teknis maupun langsung dalam upaya meningkatkan Program Inovasi Desa. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pemerintah Desa yang digunakan dalam upaya mengembangkan Program Inovasi Pamsimas di Desa Tegalpanjang Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi berupa strategi keunggulan biaya yang belum diterapkan maksimal pada proses pembentukan dan peningkatan Program Inovasi Desa, strategi deferensiasi diterapkan melalui pembentukan dan peningkatan inovasi-inovasi, dan strategi fokus yang memfokuskan pencapaian Program Inovasi Desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Tegalpanjang Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi. Beberapa faktor penghambat dalam upaya mengembangkan Program Inovasi Pamsimas di Desa Tegalpanjang ini dilihat dari kualitas sumber daya manusia yang masih rendah dan penyedian sarana dan prasarana yang masih kurang. Jika masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang diberikan Pemerintah Desa  serta ikut serta dalam menjalankan Program Inovasi Desa maka akan tercipta kualitas sumber daya manusia yang unggul dan maju. kelengkapan sarana dan prasana menjadi penunjang yang tidak kalah penting bagi Pemerintah Desa dalam upaya mengembangkan Program Inovasi Pamsimas di Desa Tegalpanjang Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi.