Eka Periaman Zai
PGSD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Peserta Didik terhadap Budaya Nias melalui Integrasi Budaya Lokal pada Pembelajaran IPS Kelas V di SDN 071154 Anaoma Nofa Slamat Hulu; Eka Periaman Zai; Dernius Hura; Aprianus Telaumbanua
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (Juli - September 2026)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpkn.v4i3.3879

Abstract

Pemahaman peserta didik terhadap budaya lokal penting untuk mengenalkan, memahami, dan menghargai nilai serta identitas budaya yang berkembang di lingkungan masyarakat. Namun, pemahaman peserta didik kelas V SDN 071154 Anaoma Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara terhadap budaya Nias masih rendah, ditandai dengan belum optimalnya kemampuan peserta didik dalam mengenali dan menjelaskan unsur budaya Nias serta pembelajaran IPS yang belum mengintegrasikan budaya lokal secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan integrasi budaya lokal Nias dalam pembelajaran IPS dan peningkatan pemahaman peserta didik terhadap budaya Nias melalui integrasi budaya lokal dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas V SDN 071154 Anaoma. Materi budaya lokal yang diintegrasikan meliputi seni musik daerah Nias pada Siklus I dan seni rupa pada Siklus II. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes pemahaman, wawancara sebagai data pendukung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan integrasi budaya lokal Nias dalam pembelajaran IPS semakin baik pada setiap pertemuan, yang ditunjukkan oleh peningkatan aktivitas guru dari 64,7% pada Siklus I Pertemuan Pertama menjadi 97,1% pada Siklus II Pertemuan Kedua. Pemahaman peserta didik juga mengalami peningkatan, dengan nilai rata-rata kelas sebesar 57,0 pada Prasiklus, meningkat menjadi 70,9 pada Siklus I, dan mencapai 84,4 pada Siklus II. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 0,0% pada Prasiklus menjadi 40,7% pada Siklus I dan mencapai 100,0% pada Siklus II. Hasil tersebut telah melampaui indikator keberhasilan penelitian, yaitu minimal 75% peserta didik memperoleh nilai ≥75. Dengan demikian, integrasi budaya lokal Nias dalam pembelajaran IPS terbukti dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap budaya Nias serta mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna.