Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERGERAKAN AKIBAT OPERASIONAL MALL ICON BALI TERHADAP KINERJA RUAS JALAN DANAU TAMBLINGAN Mawan, I Wayan Agus; Pratiwi, Ni Made Widya; Rahadiani, Anak Agung Sagung Dewi
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1573

Abstract

Pertumbuhan pusat perbelanjaan di kawasan wisata perkotaan menimbulkan tantangan baru dalam hal transportasi, khususnya terkait kinerja lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak operasional Mall Icon Bali terhadap kinerja lalu lintas di Ruas Jalan Danau Tamblingan, Sanur, Kota Denpasar. Mall Icon Bali merupakan pusat perbelanjaan berskala besar yang mampu menarik volume tinggi pengunjung, terutama pada jam-jam sibuk dan akhir pekan. Keberadaan mall ini tidak hanya mempengaruhi aktivitas ekonomi, tetapi juga berpotensi menimbulkan perubahan pola pergerakan kendaraan di kawasan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur tingkat bangkitan dan tarikan perjalanan serta mengevaluasi kinerja ruas jalan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data primer dikumpulkan melalui survei lapangan terhadap volume lalu lintas, hambatan samping, serta jumlah kendaraan yang masuk dan keluar mall. Survei dilakukan selama dua hari, yakni hari Rabu sebagai representasi hari kerja dan hari Sabtu sebagai representasi hari libur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume tertinggi terjadi pada pukul 17.30–18.30 WITA. Pada hari Rabu, bangkitan tercatat sebesar 1.847,30 smp/jam dan tarikan 454,95 smp/jam. Sementara pada hari Sabtu, bangkitan mencapai 1.961,25 smp/jam dan tarikan 495,90 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan (DJ) tertinggi sebesar 0,92 menunjukkan kondisi jalan mendekati kapasitas maksimal. Dapat disimpulkan bahwa Mall Icon Bali memberikan pengaruh signifikan terhadap kepadatan lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan penanganan manajemen lalu lintas yang tepat, seperti pengaturan akses keluar-masuk, peningkatan fasilitas parkir, serta koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di kawasan wisata tersebut.
PENDATAAN INFRASTRUKTUR JARINGAN JALAN DI DESA ADAT LOKASERANA, DESA SIANGAN Pratiwi, Ni Made Widya; Sumanjaya, AA Gede; Muliawan, Made Sani Damayanthi
Jurnal Abdi Daya 31-44
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.2.2.2022.31-44

Abstract

Lokaserana Traditional Village is one of the traditional villages parts of Siangan Village. Lokaserana Traditional Village is located in Siangan Village, Gianyar District, Gianyar Regency. The traditional chief, I Ketut Putra Yasa, leads the Lokaserana Traditional Village. Lokaserana Traditional Village Community, Most of them work in the tourism sector. However, because of the pandemic, people have turned to become farmers. The Lokaserana Traditional Village is connected to the village temples, and there is a place of worship, which has the potential to be a religious tourism area. Based on the potential of this area, it has not been accompanied by good road network infrastructure arrangements, especially the maximum utilization of the shoulders, the drainage that has not worked optimally, and the road asphalt in poor condition, especially near village boundaries. Based on this problem, the solutions offered by the PKM Team included: socialization of road shoulder arrangement and repair of drains or culverts. The methods used in this PKM were observation and survey data collection.
PENDAMPINGAN PERENCANAAN JALAN SEBAGAI PENUNJANG WISATA DI DESA ADAT SIBETAN Pratiwi, Ni Made Widya; Anak Agung Rai Asmani K; GDE BAGUS ANDHIKA WICAKSANA
Jurnal Abdi Daya 41-49
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jad.4.2.2024.41-49

Abstract

Desa Adat Sibetan di Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem memiliki potensi menjadi tempat wisata yang populer. Bukit Cemara yang berlokasi di Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem merupakan obek wisata yang sedang dikembangkan. Mengusung konsep pengembangan Wisata Agro (agriculture tourism) menjadi acuan dalam pembangunan objek wisata ini. Hal yang menjadi permasalahan dari pengembangan objek wisata Bukit Cemara yaitu akses jalan yang masih berupa jalan tanah, yang membutuhkan upaya lebih untuk mencapai tujuan. Selain itu akses jalan juga mengalami kerusakan dan ketika hujan, banyak ada genangan yang membuat pengguna jalan menjadi tidak nyaman. Melalui kondisi ini solusi yang ditawarkan tim PKM yaitu adanya pendampingan dalam proses perencanaan jalan sebagai penunjang wisata di Desa Sibetan, khususnya di Bukit Cemara. Tahapan yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Pada tahap persiapan, dilakukan diskusi dan koordinasi dengan perangkat desa agar mendapat arahan dan masukan sesuai dengan konsep pengembangan objek wisata Bukit Cemara. Tahap pelaksanaan yaitu pengukuran sampai mendapatkan gambaran kontur daerah sekitar.
FEASIBILITY STUDY AND FLOOR ADDITIONAL PLAN WITH CONCRETE JACKETING STRENGTHENING METHOD Antara, I Putu Nida Verdi; Sinarta, I Nengah; Pratiwi, Ni Made Widya; Sarassantika, I Putu Ellsa; Sanjaya, I Gede Dhana Putra
Journal of Infrastructure Planning and Engineering 50-56
Publisher : Master Program of Infrastructure and Environmental Engineering, Postgraduate Program, Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jipe.3.2.2024.50-56

Abstract

Concrete Jacketing is a method of strengthening reinforced concrete structures that is applied to buildings to increase and improve their strength capacity. Concrete Jacketing is carried out by enlarging the existing reinforced concrete cross section with an additional layer of concrete which is also reinforced with reinforcement. The structure of the Taruna Warmadewa Vocational School building is planned to be given additional floors, from 2 floors to 3 floors. Prior to adding the floor, a feasibility study was carried out for testing the existing material, to determine the quality of the material to be used in the analysis. Based on the results of material testing of the existing structure, the structure of SMK Taruna Warmadewa needs to be strengthened. Therefore, concrete jacketing was chosen as an effective reinforcement method to increase the capacity of the structure to carry loads due to the addition of floors. The method of collecting data in carrying out a feasibility study and planning for additional floors in the Taruna Warmadewa Vocational School is the method of literature study, direct observation, material testing and modeling analysis. The analysis determined that concrete jacketing was required for all columns and two types of beams. Specifically, column dimensions were increased from 30 cm × 50 cm to 50 cm × 70 cm (K1), primary beams from 30 cm × 45 cm to 35 cm × 55 cm (B1), and secondary beams from 20 cm × 30 cm to 30 cm × 45 cm (B2). The pile cap foundation thickness was increased from 30 cm to 70 cm, with plan dimensions of 2 m × 2 m. For the new third floor, the design specifies columns of 45 cm × 45 cm (K1) and three beam types: 30 cm × 50 cm (B1), 25 cm × 40 cm (B2), and 20 cm × 30 cm (B3).