Budhi Hacaryo Iskandar
Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGELOLAAN LIMBAH PADAT PADA COLD STORAGE PT PERIKANAN INDONESIA UNIT MUARA BARU: SOLID WASTE MANAGEMENT AT THE COLD STORAGE OF PT PERIKANAN INDONESIA MUARA BARU UNIT Dewa Ayu Kadek Kalonica Verda Aristavidya; Fis Purwangka; Budhi Hacaryo Iskandar; Furqan
Jurnal Ilmiah Satya Minabahari Vol. 11 No. 2 (2026): Vol. 11 No. 2 (2026): Vol. 11 No. 2 Februari - Juli 2026
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59314/jism.v11i2.264

Abstract

Cold storage (gudang berpendingin) merupakan fasilitas penting dalam industri perikanan yang menjaga produk ikan agar tidak membusuk sebelum sampai ke konsumen. PT Perikanan Indonesia mengelola beberapa unit cold storage di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, termasuk unit Muara Baru, tempat aktivitas harian menghasilkan sampah padat yang tersebar di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis sampah padat di kawasan cold storage unit Muara Baru dan menganalisis alur penanganannya terhadap kebijakan yang berlaku. Data dikumpulkan melalui observasi lapang, wawancara, dan studi literatur selama 14 hari pada Juni-Juli 2023, dipadukan dengan analisis deskriptif kuantitatif-kualitatif dan gap analysis terhadap SNI 19-2454-2002. Sebanyak 5.205 satuan sampah tercatat selama 6 hari pengamatan. Sampah padat terbagi 2 kategori, yaitu sampah anorganik dan organik tidak mudah membusuk (rubbish) serta sampah organik mudah membusuk (garbage), masing-masing 94,62% dan 5,38% dari total sampah. Plastik merupakan jenis sampah terbanyak (60,61%), diikuti kertas (17,99%) dan puntung rokok (10,55%). Alur penanganan sampah telah mengikuti tahapan SNI 19-2454-2002, yaitu pewadahan, pengumpulan, pemindahan, dan pengangkutan, kecuali tahap pengolahan dan pemilahan yang belum dilaksanakan baik oleh pihak cold storage maupun pengelola pelabuhan. Sampah padat dari ruang produksi berupa duri, kulit, dan sisa punggung ikan dikumpulkan terpisah dan dimanfaatkan kembali sebagai pakan ternak.