Fatimah Alya Az-Zahra
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Praktik Ramah Lingkungan dan Kepuasan Pelanggan terhadap Minat Kunjung Kembali Flash Coffee Harapan Indah Abdul Jabar Nurcholis; Fatimah Alya Az-Zahra; Peni Gestia; Syafira Maharani Azzahra; Vivih Priyanti; Rohani Lestari Napitupulu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 10.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran tren konsumsi hijau menuntut industri makanan dan minuman menerapkan praktik ramah lingkungan, namun efektivitasnya dalam mendorong loyalitas pada model bisnis grab-and-go yang mengutamakan mobilitas tinggi masih menjadi perdebatan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktik ramah lingkungan dan kepuasan pelanggan terhadap minat kunjung kembali pada Flash Coffee Harapan Indah. Pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori diterapkan pada sampel sebanyak 100 responden yang ditarik melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data primer dilakukan secara langsung melalui penyebaran kuesioner terstruktur berskala Likert, untuk kemudian dianalisis dengan instrumen regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ramah lingkungan tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat kunjung kembali, yang mengindikasikan bahwa atribut lingkungan hidup masih sebatas nilai tambah periferal bagi pelanggan yang berorientasi pada kecepatan layanan. Sebaliknya, kepuasan pelanggan terbukti berpengaruh positif secara signifikan dan menjadi prediktor yang paling dominan dalam membentuk minat kunjung kembali konsumen di Flash Coffee. Secara simultan, praktik ramah lingkungan dan kepuasan pelanggan secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap niat kunjungan ulang. Penelitian ini berkontribusi dalam menyingkap batasan konseptual literatur pemasaran hijau pada ekosistem layanan instan, sekaligus merekomendasikan praktisi ritel untuk memprioritaskan keandalan fungsional-utilitarian sembari mengalihkan inisiatif keberlanjutan mereka pada tata kelola operasional internal (back-end) yang nirkasat.