Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mekanis kopling flange terhadap variasi material ASTM A36 dan Aluminium 7075-T6 serta jumlah baut menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Analysis /FEA). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemilihan material dan konfigurasi sambungan dalam meningkatkan keandalan serta efisiensi komponen mekanik. Penelitian terdahulu mengenai kopling flange umumnya berfokus pada optimasi geometri, karakteristik sambungan baut, atau perilaku dinamis secara terpisah, sedangkan perbandingan performa struktural akibat variasi material (ASTM A36 dan Aluminium 7075-T6) bersamaan dengan variasi jumlah baut masih terbatas; inilah kebaruan penelitian ini. Pemodelan geometri dilakukan menggunakan perangkat lunak SolidWorks dan dianalisis menggunakan ANSYS Workbench dengan pembebanan momen puntir sebesar 17 Nm. Parameter yang dianalisis meliputi total deformation, Equivalent (Von Mises) stress, dan shear stress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa material ASTM A36 menghasilkan deformasi yang lebih kecil dibandingkan Aluminium 7075-T6, yang mengindikasikan tingkat kekakuan yang lebih tinggi. Selain itu, nilai tegangan Von Mises dan tegangan geser pada Aluminium 7075-T6 cenderung lebih tinggi dibandingkan ASTM A36. Variasi jumlah baut dari 4 menjadi 6 tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai deformasi dan tegangan, namun mampu meningkatkan distribusi beban sehingga struktur menjadi lebih stabil. Berdasarkan hasil tersebut, kombinasi material ASTM A36 dengan konfigurasi 6 baut memberikan performa yang paling optimal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perancangan kopling flange yang lebih efisien dan andal.