Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analysis of Damage to The Hitachi Zaxis 330 Excavator Machine using The FMEA Method (Case Study : PT. Koperasi Pertambangan Bara Sumber Makmur) Sarwani abdan nurdiansyah Abdan; Yudi Sukmono; Abdul Alimul Karim
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri424934

Abstract

Maintenance merupakan fungsi penting dalam industri pertambangan yang berperan menjaga kontinuitas operasi produksi. PT. Koperasi Pertambangan Bara Sumber Makmur, perusahaan pertambangan batu bara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menggunakan Excavator Hitachi Zaxis 330 sebagai salah satu alat berat utamanya. Berdasarkan hasil observasi, kerusakan komponen mesin terjadi setiap 3–6 bulan sehingga menyebabkan breakdown, menurunkan produktivitas, dan menghambat pencapaian target produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi komponen kritis, mengukur tingkat risiko kegagalan, serta memberikan usulan perbaikan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada mekanik dan pengawas lapangan, kemudian diolah dengan menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) dari perkalian severity, occurrence, dan detection. Hasil pengolahan data mengidentifikasi 19 potensi kegagalan pada 19 komponen, dan dengan bantuan diagram Pareto (prinsip 80/20) diperoleh enam komponen prioritas. Empat komponen dengan nilai RPN tertinggi adalah Injection Pump (RPN 378), Oil Pump (RPN 315), Gasket Kit Overhaul (RPN 252), dan Blok Cylinder Assy (RPN 252). Analisis fishbone menunjukkan penyebab dominan kerusakan berasal dari aspek man, method, dan machine. Usulan perbaikan berupa penjadwalan perawatan preventif secara rutin, pengecekan berkala bahan bakar pada injection pump, pergantian oli secara terjadwal pada oil pump, serta pelatihan (training) bagi mekanik baru guna menurunkan frekuensi kerusakan dan menjaga produktivitas mesin.