This Author published in this journals
All Journal Inovasi Kurikulum
Alifa Awalia Rahmana
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The effectiveness and challenges of implementing Kurikulum Merdeka and AI in accounting education Alifa Awalia Rahmana; Rifa Ismayanti Irawan; Sulistiany Alivia Wardani
Inovasi Kurikulum Vol. 23 No. 4 (2026): Inovasi Kurikulum, November 2026
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v23i4.770

Abstract

Rapid technological developments have enabled the world of education to benefit, one of which is the use of Artificial Intelligence (AI) in learning practices. Simultaneously, the Kurikulum Merdeka, which prioritizes flexibility in learning methods, has also undergone development, including the inclusion of AI and coding as elective subjects. Teachers, as educators who prepare teaching materials and learning methods for students, need to adapt to these changes. This study analyzes the effectiveness and challenges of implementing the Kurikulum Merdeka, which incorporates AI subjects through a Deep Learning (Pembelajaran Mendalam or PM) approach in accounting instruction. The study used a descriptive qualitative method, including semi-structured interviews, observations, and document analysis, with the vice principal for curriculum, accounting teachers, and library managers. The results showed positive impacts, including increased student participation, deeper conceptual understanding, and practical skills aligned with industry needs. However, several challenges remain that hinder implementation, including rapid policy changes, inadequate teaching materials, teacher preparedness, and a lack of supporting resources, such as up-to-date textbooks. To ensure optimal implementation, teacher competency development, comprehensive teaching materials, policy consistency, and collaboration between schools and libraries are needed for sustained effectiveness.   Abstrak Perkembangan teknologi yang semakin pesat memungkinkan dunia pendidikan turut merasakan manfaatnya, salah satunya adalah penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam praktik pembelajaran. Bersamaan dengan itu, Kurikulum Merdeka yang mengutamakan fleksibilitas dalam metode belajar juga mengalami perkembangan, salah satunya adalah dengan masuknya pilihan mata pelajaran AI dan coding dalam kurikulum. Guru sebagai pendidik yang mempersiapkan bahan ajar dan metode belajar kepada murid perlu menyesuaikan diri pada perubahan tersebut. Penelitian ini menganalisis efektivitas dan tantangan implementasi Kurikulum Merdeka dengan masuknya mata pelajaran AI melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (PM) dalam pembelajaran akuntansi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi terstruktur, observasi serta analisis dokumen dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru akuntansi, serta pengelola perpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif seperti meningkatnya partisipasi murid, pemahaman konsep yang lebih baik, dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yang menghambat proses implementasi, seperti perubahan kebijakan yang terlalu cepat, kurangnya bahan ajar yang memadai, kesiapan guru, serta kurangnya sarana pendukung seperti buku ajar terkini. Untuk memastikan implementasi berjalan optimal, diperlukan peningkatan kompetensi guru, penyediaan perangkat ajar yang lengkap, konsistensi kebijakan, serta kolaborasi sekolah dan perpustakaan untuk efektivitas yang berkelanjutan. Kata Kunci: akuntansi; kecerdasan artifisial; Kurikulum Merdeka; pembelajaran