Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Literasi Masyarakat melalui Pendirian Perpustakaan Desa Kasimpar di Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara Anugerah Khifdhon Sabil; Alysia Kafita Abdul Majid; Aditya Nurrochaman; Rafelia Anzalna Dwi Aditya; Auliya Wulan Sukma Putri; Amalia Sekar Winahyu; Fadil Fadurahman; Candra Dias Erlangga; Danti Cieta Pratiwi; Fathma Ikrima Zahwa; Yasmin Naila Rahma; Arif Budiman; Wanda Nugroho Yanuarto
Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5, No 2 (2026): September
Publisher : CV Litera Inti Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61813/jlppm.v5i2.299

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat melalui pendirian perpustakaan desa di DesaKasimpar, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidaan fasilitas perpustakaan baik ditingkat desa maupun di lembaga pendidikan setempat, yang berdampak pada rendahnya minat baca dan kemampuan literasi anak anak diusia sekolah. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan : observasi dan identifikasi masalah, koordinasi dan perencanaan, pengurusan administrasi dan perijinan, pelaksanaan dan penataan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil program menunjukan keberhasilan pendirian perpustakaan desa ditandai dengan diperolehnya surat keterangan (SK) pendirian perpustakaan. Nomor Pokok Perpustakaan (NPP), serta bantuan koleksi buku Dinas Perpustakaan dan Kearsipam Kabupaten Banjarnegara. Dampak positif terlihat dari peningkatan kunjungan anak anak ke perpustakaan dan mulai terbentuknya kebiasaan literasi di lingkungan desa, faktor pendukung utama meliputi dukungan penuh pemerintah desa, kerja sama dengan dinas perpustakaan kabupaten, kepemilikan NPP, dan partispatif aktif masyarakat. Sementara faktor penghambat yang masih dihadapi antara lain keterbatasan sarana prasarana, anggaran, sumber daya manusia, dan minat baca yang masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan, program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa dan dinas perpustakaan efektif dalam mengatasi kesenjangan literasi di pedesaan, sehingga model pendirian perpustakaan desa malalui tahapan legal formal ini dapat direplikasi di desa desa lain yang menghadapi tantangan serupa.