Citra Citra
Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi PPN, Literasi Pajak, dan Pendapatan terhadap Daya Beli Konsumen Wuling Makassar Citra Citra; Nataniel Riza; Norisa Paintik; Sita Yubelina Sabandar; Muliani Mangngalla
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13061

Abstract

Penyesuaian kebijakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi isu penting bagi pasar kendaraan bermotor karena perubahan persepsi atas beban pajak dapat memengaruhi evaluasi harga dan keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi konsumen terhadap kebijakan PPN, literasi pajak, dan pendapatan terhadap daya beli konsumen pada Dealer Wuling Kumala Perintis Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data primer dari 97 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Persepsi kebijakan PPN, literasi pajak, dan daya beli diukur melalui kuesioner, sedangkan pendapatan direpresentasikan dengan kategori penghasilan bulanan. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah pengujian kualitas instrumen dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor persepsi kebijakan PPN berasosiasi positif dan signifikan dengan daya beli (B = 0,340; p < 0,001), demikian pula literasi pajak (B = 0,462; p < 0,001). Pendapatan tidak berpengaruh signifikan secara parsial (B = 0,397; p = 0,208). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap daya beli dengan R² sebesar 0,620 dan adjusted R² sebesar 0,608. Temuan ini tidak dapat diartikan bahwa kenaikan tarif pajak secara langsung meningkatkan daya beli; koefisien positif pada variabel PPN mencerminkan hubungan antara skor persepsi kebijakan dengan kapasitas pembelian yang dilaporkan responden. Penelitian menegaskan pentingnya komunikasi kebijakan perpajakan yang jelas dan peningkatan literasi pajak agar konsumen dapat menilai konsekuensi fiskal secara lebih rasional ketika merencanakan pembelian kendaraan.