Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Electronic Word of Mouth, dan Customer Engagement terhadap Kepuasan Nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Sukabumi Cibadak Nur Asiah Jamil Ismaya; Imam Abdul Aziz; Sahlan Hasbi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13345

Abstract

Persaingan Persaingan industri perbankan syariah yang semakin ketat menuntut Bank Syariah Indonesia untuk meningkatkan kepuasan nasabah melalui pelayanan yang berkualitas, komunikasi digital yang efektif, dan keterlibatan nasabah. Kualitas pelayanan, informasi yang berkembang melalui media digital, serta interaksi nasabah dengan bank dapat membentuk persepsi dan pengalaman nasabah dalam menggunakan layanan perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, electronic word of mouth (eWOM), dan customer engagement terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Sukabumi Cibadak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada 100 nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Sukabumi Cibadak. Sampel dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, uji kelayakan model, uji signifikansi model, dan regresi logistik biner dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Customer engagement juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Sebaliknya, electronic word of mouth berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap kepuasan nasabah. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,354. Artinya, model penelitian mampu menjelaskan 35,4% variasi kepuasan nasabah, sedangkan 64,6% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dan keterlibatan nasabah serta pengelolaan informasi digital secara lebih tepat untuk mendukung kepuasan nasabah.