Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Ukuran Perusahaan, dan Corporate Social Responsibility terhadap Agresivitas Pajak dengan Kinerja Lingkungan sebagai Variabel Moderasi Dela Erwina; Indra Wadi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, ukuran perusahaan, dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap agresivitas pajak dengan kinerja lingkungan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Agresivitas pajak diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), kepemilikan manajerial diukur dari proporsi saham yang dimiliki manajemen, ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural total aset, CSR diukur menggunakan indeks pengungkapan CSR, dan kinerja lingkungan diukur menggunakan Environmental Disclosure Index (EDI). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling sehingga diperoleh 46 perusahaan dengan 184 observasi selama periode penelitian. Analisis data dilakukan dengan regresi data panel menggunakan EViews 12. Berdasarkan hasil uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, model yang dipilih adalah Random Effect Model (REM), sedangkan pengujian moderasi dilakukan dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Secara parsial, kepemilikan manajerial dan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan. Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa kinerja lingkungan tidak mampu memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial maupun CSR terhadap agresivitas pajak, tetapi mampu memoderasi pengaruh ukuran perusahaan terhadap agresivitas pajak.