Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Dokumen Berbasis Web pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya Yeyen Asradil Ula; Cecilia Dai Payon Binti Gabriel; Paulus Mikku Ate
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13607

Abstract

Transformasi digital menuntut instansi pemerintah mengelola arsip administrasi secara lebih cepat, aman, terstruktur, dan mudah ditelusuri. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumba Barat Daya masih menghadapi sejumlah kendala pengelolaan arsip, antara lain proses penyimpanan dokumen yang kurang efisien, kesulitan menemukan arsip lama, risiko kehilangan data, serta kebutuhan pengendalian akses terhadap dokumen resmi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pengguna dan organisasi serta merancang sistem informasi pengelolaan arsip dokumen berbasis web yang mendukung pengelolaan dokumen perpajakan daerah dan surat kedinasan. Penelitian menggunakan model waterfall dalam kerangka Software Development Life Cycle, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dokumentasi, dan studi literatur. Tahap perancangan menghasilkan use case diagram, sequence diagram, activity diagram, dan class diagram, kemudian dilanjutkan dengan rancangan antarmuka login, dashboard, arsip surat masuk, arsip surat keluar, pengelolaan jenis surat, serta laporan. Sistem yang dirancang mengintegrasikan proses pencatatan, klasifikasi, pencarian, penelusuran kembali, dan pelaporan arsip dalam satu alur kerja yang dapat digunakan oleh pengguna berwenang. Rancangan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan administrasi Bapenda dan prinsip pengelolaan arsip elektronik pada pemerintah daerah. Hasil perancangan menunjukkan bahwa sistem berbasis web dapat menjadi dasar untuk meningkatkan efisiensi administrasi, kemudahan akses informasi, keamanan data, serta akuntabilitas pengelolaan dokumen. Tahap implementasi berikutnya perlu dilengkapi pengujian fungsional, keamanan, usability, pencadangan, dan penerimaan pengguna agar kinerja sistem dapat diverifikasi pada lingkungan operasional.