Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Informasi Tabulasi Data Penduduk Berbasis Web Menggunakan Framework CodeIgniter dan MySql pada Kantor Desa Laga Lete Gregorius Ama Kii; Cecilia Dai Payon Binti Gabriel; Sihang Gregorius Balimema
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13646

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi tabulasi data penduduk berbasis web pada Kantor Desa Laga Lete sebagai solusi terhadap pengelolaan data yang sebelumnya masih mengandalkan buku besar dan Microsoft Excel. Kondisi tersebut menimbulkan risiko penggandaan data, kesulitan pencarian informasi, keterlambatan rekapitulasi, serta belum terintegrasinya penyimpanan data penduduk. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Arsitektur aplikasi menerapkan pola Model-View-Controller (MVC) pada Framework CodeIgniter, sedangkan MySQL digunakan sebagai sistem manajemen basis data. Perancangan sistem divisualisasikan melalui use case, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram untuk menggambarkan hubungan pengguna, alur proses, interaksi antarkomponen, serta struktur data. Hasil pengembangan menghasilkan aplikasi yang mencakup halaman login, dashboard, pengelolaan data penduduk, pencatatan kelahiran, pencatatan kematian, dan pengelolaan perpindahan penduduk. Sistem dirancang untuk memusatkan data dalam basis data yang terstruktur sehingga proses input, pencarian, pembaruan, dan penyajian informasi dapat dilakukan secara lebih sistematis. Pemisahan komponen melalui MVC juga mendukung keteraturan kode dan kemudahan pemeliharaan aplikasi. Secara keseluruhan, sistem informasi ini dapat mendukung digitalisasi administrasi kependudukan di Kantor Desa Laga Lete, mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual, serta membantu pegawai memperoleh informasi penduduk secara lebih cepat, konsisten, dan terorganisasi. Pengembangan selanjutnya perlu diarahkan pada penguatan validasi data, keamanan akses, pencadangan basis data, dan penyempurnaan fitur pelaporan.