Dzakir Nabil Hibrizi Harahap
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BAPPI: Adsorben Kulit Pisang Kepok Teraktivasi Asam Sulfat untuk Menyerap Kadmium Batik Dzakir Nabil Hibrizi Harahap; Enno Ajeng Larasati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13675

Abstract

Limbah cair industri batik berpotensi membawa logam berat kadmium (Cd) yang bersifat toksik, persisten, dan dapat menimbulkan risiko terhadap lingkungan serta kesehatan apabila dibuang tanpa pengolahan memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan kulit pisang kepok yang diaktivasi menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) sebagai biosorben untuk menurunkan konsentrasi Cd²⁺ pada larutan simulasi limbah batik, sekaligus menentukan pengaruh pH, massa adsorben, dan waktu kontak terhadap efisiensi adsorpsi. Kulit pisang dicuci, dikeringkan, digiling, diayak 100 mesh, kemudian diaktivasi menggunakan H₂SO₄ 0,1 M. Uji adsorpsi dilakukan pada konsentrasi awal Cd²⁺ 100 ppm dengan variasi pH 3, 4, dan 5; massa adsorben 2, 4, dan 6 g; serta waktu kontak 30, 60, dan 90 menit pada kecepatan pengadukan 150 rpm. Konsentrasi akhir Cd dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan pH, massa adsorben, dan waktu kontak cenderung meningkatkan efisiensi penyisihan Cd²⁺. Efisiensi terendah sebesar 37,50% diperoleh pada pH 3, massa 2 g, dan waktu kontak 30 menit, sedangkan kondisi terbaik diperoleh pada pH 5, massa 6 g, dan waktu kontak 90 menit dengan efisiensi 92,15%, sehingga konsentrasi Cd menurun dari 100 ppm menjadi 7,85 ppm. Temuan ini menunjukkan bahwa kulit pisang kepok teraktivasi H₂SO₄ berpotensi dikembangkan sebagai biosorben berbasis limbah biomassa yang sederhana, ekonomis, dan lebih berkelanjutan untuk pengolahan limbah cair yang mengandung kadmium.