Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Sistem Registrasi Awal sebagai Proses Validasi sebelum Pengecekan Sertipikat Tanah Berbasis Web Menggunakan Metode Prototype dan Arsitektur Model View Controller (MVC) Studi Kasus Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Muhammad Fadhillah Sidik; Hendri Ardiansyah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13858

Abstract

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menghadapi peningkatan volume layanan pengecekan sertipikat tanah setiap tahun, sementara validasi kelengkapan berkas pada tahap awal masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menimbulkan penumpukan antrean, kesalahan input data, dan proses pengecekan yang berjalan lambat. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem registrasi awal berbasis web sebagai tahap validasi sebelum pengecekan sertipikat tanah dilakukan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi alur kerja di kantor pertanahan, wawancara dengan petugas dan pemohon, serta studi pustaka. Sistem dikembangkan menggunakan metode Prototype yang melibatkan calon pengguna sejak tahap perancangan, dengan arsitektur Model View Controller (MVC) yang memisahkan pengelolaan data, tampilan, dan logika pemrosesan. Perancangan basis data disusun menggunakan Entity Relationship Diagram dan Logical Record Structure, sedangkan perancangan sistem dimodelkan dengan Unified Modeling Language. Sistem dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Pengujian dilakukan dengan dua pendekatan. Black box testing terhadap sepuluh skenario pada modul login, registrasi awal, pencarian data, edit data, hapus data, dan logout memberikan hasil sesuai harapan pada seluruh skenario. White box testing terhadap delapan modul menghasilkan nilai cyclomatic complexity antara dua sampai empat dengan seluruh jalur independen berhasil diuji tanpa kesalahan logika program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memvalidasi kelengkapan dokumen secara otomatis sejak tahap registrasi awal sehingga menekan risiko kesalahan input, mengurangi penumpukan antrean, dan mempercepat proses pengecekan sertipikat tanah dibandingkan prosedur manual sebelumnya.