Agus Sumarnadi Nugroho
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Akuntansi Keperilakuan pada Pengelolaan Keuangan untuk Stabilitas Keuangan Influencer Pemula Sidoarjo Puput July Tri Virnanda; Rika Yuliastuti; Agus Sumarnadi Nugroho
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13890

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong munculnya profesi influencer sebagai salah satu bentuk pekerjaan dalam ekonomi digital. Pendapatan influencer yang cenderung fluktuatif menuntut adanya pengelolaan keuangan yang baik agar mampu menjaga stabilitas keuangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan yang berkaitan dengan aktivitas sebagai influencer. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan akuntansi keperilakuan dalam pengelolaan keuangan untuk membentuk stabilitas keuangan influencer pemula di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi terhadap beberapa influencer pemula di Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi keperilakuan tercermin dalam kebiasaan influencer rutin melakukan pencatatan keuangan dengan cara perencanaan pendapatan, mengelompokkan serta mengendalikan pengeluaran, menabung, menyediakan dana darurat, mengelola utang, dan merencanakan investasi sesuai dengan kemampuan finansial. Perilaku tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu, behavioral belief, normative belief, dan control belief dalam Theory of Planned Behavior, yang menjadi faktor pendorong influencer mengambil keputusan keuangan secara lebih rasional dan bertanggung jawab. Meskipun menghadapi pendapatan yang tidak tetap dan dapat dikatakan fluktuatif serta tekanan sosial dari lingkungan media sosial, influencer tetap berupaya menyesuaikan pola pengeluaran dengan kondisi keuangan. Dengan demikian, penerapan akuntansi keperilakuan berperan dalam membentuk stabilitas keuangan melalui kemampuan menjaga likuiditas, meningkatkan tabungan, mengendalikan utang, serta memenuhi kewajiban keuangan secara berkelanjutan.