Arya Mus Pierre Duka
Universitas Kristen Satya Wacana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Pembelajaran Mendalam dan Hasil Belajar Peserta Didik: Systematic Literature Review Arya Mus Pierre Duka; Adriyanto Juliastomo Gundo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13923

Abstract

Pendekatan pembelajaran deep learning dalam konteks pendidikan menekankan proses pembelajaran yang bermakna (meaningful), penuh kesadaran (mindful), dan menyenangkan (joyful) untuk mendorong pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, berpikir kritis, dan kemampuan menerapkan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis efektivitas pendekatan pembelajaran deep learning terhadap hasil belajar peserta didik dan (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas penerapannya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PICOC dan proses seleksi literatur mengikuti tahapan PRISMA. Penelusuran dilakukan melalui basis data Scilit dengan rentang publikasi 2021–2025. Dari 2.939 artikel yang teridentifikasi, setelah melalui tahap penyaringan, penilaian kelayakan, dan quality appraisal, diperoleh 13 artikel yang memenuhi seluruh kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif-sintesis kualitatif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada deep learning secara umum memiliki kecenderungan positif terhadap hasil belajar peserta didik, terutama dalam peningkatan capaian akademis, pemahaman konsep, retensi, transfer pengetahuan, dan kemampuan penerapan pengetahuan. Selain itu, pendekatan tersebut juga berkaitan dengan peningkatan berpikir kritis, pemecahan masalah, keterlibatan belajar, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, dan refleksi. Efektivitas penerapannya dipengaruhi oleh desain pembelajaran yang kontekstual dan menantang, karakteristik serta motivasi peserta didik, kualitas interaksi dan kolaborasi, dukungan pendidik, pemanfaatan teknologi, serta beban dan lingkungan pembelajaran. Namun, heterogenitas desain penelitian dan bentuk intervensi menunjukkan bahwa efektivitas deep learning tidak dapat dipandang sebagai efek tunggal yang berlaku pada seluruh konteks pendidikan. Dengan demikian, keberhasilan pembelajaran mendalam lebih ditentukan oleh integrasi berbagai faktor pedagogis, individual, sosial, teknologi, dan institusional yang mendukung terciptanya pengalaman belajar yang bermakna.