Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan BPR Bank Karanganyar Ilham Restu Aji Milan; Asih Handayani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada BPR Bank Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 40 karyawan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (sensus), karena jumlah populasi kurang dari 100 responden. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner yang mengukur gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, disiplin kerja, dan kinerja karyawan telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal serta bebas dari multikolinearitas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas. Analisis regresi linear berganda menghasilkan persamaan Y = -57,829 + 0,208X1 – 0,031X2 + 53,797X3 + e. Koefisien regresi menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan (X₁) dan disiplin kerja (X₃) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, sedangkan lingkungan kerja (X₂) berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan. Hasil uji t menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan (X₁) dan lingkungan kerja (X₂) tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, sedangkan disiplin kerja (X₃) berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil uji F menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini layak digunakan. Selanjutnya, nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa sebesar 69,8% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh variabel independen, sedangkan 30,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian, seperti keseimbangan kehidupan kerja, kompensasi, motivasi, dan variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.