Moch Hosen Husaini
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Literasi Keuangan Syariah, Pendapatan, dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Muslim Moch Hosen Husaini
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran literasi keuangan syariah, pendapatan, dan gaya hidup terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa Muslim. Fenomena meningkatnya kebutuhan mahasiswa terhadap penggunaan layanan keuangan dan pola konsumsi yang semakin beragam menuntut adanya kemampuan dalam mengelola keuangan secara tepat, terencana, dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain kajian pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelusuran, seleksi, dan dokumentasi literatur ilmiah yang relevan, meliputi artikel jurnal, buku, dan sumber akademik lainnya yang membahas literasi keuangan syariah, pendapatan, gaya hidup, serta perilaku pengelolaan keuangan. Literatur dipilih berdasarkan kesesuaian dengan fokus kajian, relevansi pembahasan, serta kontribusinya terhadap tujuan penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, perbandingan temuan antar sumber, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berperan sebagai dasar pengetahuan yang membantu mahasiswa memahami perencanaan dan pengambilan keputusan keuangan berdasarkan prinsip syariah, termasuk menghindari riba, gharar, dan maysir. Pendapatan memberikan kemampuan finansial untuk memenuhi kebutuhan, menabung, mengalokasikan dana, dan mempersiapkan kebutuhan masa depan, tetapi efektivitasnya tetap bergantung pada kemampuan perencanaan dan pengendalian diri. Sementara itu, gaya hidup konsumtif dan hedonis dapat mendorong pengeluaran berlebihan untuk memenuhi keinginan sehingga berpotensi mengurangi kemampuan mengelola keuangan secara bijak. Secara keseluruhan, ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa Muslim yang terencana, seimbang, sesuai prinsip syariah, dan bertanggung jawab.