Muhammad Khoirul Amir
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pembangunan Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah (Studi Kasus Provinsi Riau) Muhammad Khoirul Amir; Mutia Delfitri; Reza Fahira; Ansarullah Ansarullah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14077

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh pembangunan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan fokus pada Provinsi Riau. Infrastruktur dipandang sebagai salah satu fondasi utama pembangunan daerah karena memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas, produktivitas, efisiensi distribusi barang dan jasa, serta perluasan aktivitas perekonomian. Penelitian ini menempatkan ketersediaan infrastruktur jalan, penyediaan listrik, dan air bersih sebagai komponen infrastruktur dasar yang dianalisis secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang diukur melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Kebaruan penelitian terletak pada pengintegrasian ketiga komponen dasar tersebut dalam satu kerangka analisis empiris dengan mempertimbangkan karakteristik Provinsi Riau yang memiliki wilayah geografis luas, potensi sumber daya alam besar, serta persoalan pemerataan akses antarwilayah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-eksplanatori dengan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan publikasi ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teknik regresi linear untuk menguji keterkaitan ketiga jenis infrastruktur tersebut terhadap pertumbuhan PDRB. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perkembangan ekonomi daerah, tetapi efektivitas manfaatnya sangat dipengaruhi oleh faktor kualitas, ketersediaan, pemerataan, dan pemanfaatan sarana tersebut. Implikasinya, strategi pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau perlu diarahkan tidak hanya pada penambahan kuantitas fisik semata, melainkan juga berfokus pada peningkatan kualitas layanan publik, pemeliharaan berkelanjutan, dan pemerataan pembangunan antarwilayah demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.