Raju Giovani Dolly Hutagaol
Universitas Negeri Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penerapan Inkuiri dan Inkuiri Training dalam Pembelajaran Fisika di SMA Swasta Dharma Bhakti Siborongborong Mutiara Devika Br Simarmata; Raju Giovani Dolly Hutagaol; Widya Yohana Manalu; Mariati Purnama Simanjuntak
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14085

Abstract

Pembelajaran fisika membutuhkan kegiatan yang dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengamati fenomena, melakukan penyelidikan, mengolah data, dan membangun pemahaman berdasarkan bukti. Model inkuiri dan inkuiri training dapat digunakan untuk mendukung proses tersebut karena menempatkan siswa secara aktif dalam kegiatan penyelidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model inkuiri dan inkuiri training oleh guru fisika di SMA Swasta Dharma Bhakti Siborongborong, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, meliputi pemahaman guru terhadap model, tahapan pembelajaran, keterlibatan siswa, peran guru, serta kendala dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara terbuka kepada informan penelitian. Data dianalisis dengan mengelompokkan jawaban berdasarkan aspek penelitian dan mengaitkannya dengan karakteristik serta tahapan model inkuiri dan inkuiri training. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedua model telah memuat kegiatan mengamati fenomena, merumuskan masalah, menyusun dugaan atau hipotesis, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data, merumuskan penjelasan, serta menarik kesimpulan. Siswa terlibat aktif melalui pengamatan, pengukuran, diskusi, eksperimen, pengolahan data, dan penyampaian hasil penyelidikan. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing melalui pertanyaan pengarah serta penyesuaian tingkat bantuan sesuai kemampuan siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan waktu, alat praktikum, dan perbedaan kemampuan siswa. Dengan demikian, penerapan inkuiri dan inkuiri training dapat dilaksanakan dalam pembelajaran fisika melalui penyesuaian kegiatan, bimbingan, waktu, fasilitas, dan karakteristik siswa.