Muhammad Sabri
STAI Darul Kamal Kembang Kerang Daya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan dan Solusi dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Teknologi Diera Digital di SMPN 1 Sukamulia Kecamatan Sukamulia Kebupaten Lombok Timur NTB Eva Sulistiana; Sri Shanti Ariani; Muhammad Sabri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14255

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan perubahan terhadap proses penyelenggaraan pendidikan, termasuk dalam implementasi kurikulum dan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan solusi dalam implementasi kurikulum berbasis teknologi di era digital di SMPN 1 Sukamulia kecamatan Sukamulia Kebupaten Lombok Timur NTB. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan peserta didik sebagai sumber data. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis teknologi di SMPN 1 Sukamulia menghadapi enam tantangan utama, yaitu keterbatasan sarana dan prasarana serta akses internet, perbedaan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi, perubahan paradigma pembelajaran, keamanan dan privasi data, distraksi peserta didik dalam penggunaan perangkat digital, serta keterbatasan pelatihan teknologi bagi guru. Solusi yang dilakukan sekolah meliputi optimalisasi fasilitas yang tersedia, perbaikan dan pengadaan perangkat secara bertahap, pengaturan penggunaan laboratorium komputer dan LCD secara bergiliran, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan, berbagi pengalaman antarguru, penerapan pembelajaran digital secara bertahap, pengawasan penggunaan perangkat oleh peserta didik, serta peningkatan kesadaran mengenai keamanan dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis teknologi tidak hanya membutuhkan ketersediaan perangkat, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, dukungan sekolah, dan kemampuan menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan pembelajaran.