Samira Afriyani
Universitas Bina Sarana Informatika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Debt to Equity Ratio dan Return on Assets terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Kesehatan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2025 Samira Afriyani; Sabil Sabil
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14287

Abstract

Perkembangan dan persaingan sektor kesehatan mendorong perusahaan untuk mengelola keuangan secara efektif guna meningkatkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan merupakan salah satu indikator yang mencerminkan kinerja dan prospek perusahaan di mata investor. Pada perusahaan sektor kesehatan, nilai perusahaan dapat dipengaruhi oleh struktur modal dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio dan Return On Assets terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price to Book Value pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 16 perusahaan dengan total 64 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan Return On Assets berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan Debt to Equity Ratio dan Return On Assets berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Koefisien determinasi sebesar 23,9% menunjukkan bahwa variasi nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh Debt to Equity Ratio dan Return On Assets, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.