Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Technostres dan Work Family Conflict terhadap Turnover Intention Pada Kurir J&T Cabang Setu Rizka Maulida Yasin; Aprilia Puspasari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14232

Abstract

Perkembangan industri logistik berbasis digital meningkatkan tuntutan kerja bagi kurir sebagai tenaga operasional utama. Kurir J&T Express Cabang Setu menghadapi tekanan berupa technostress akibat penggunaan teknologi digital secara intensif serta work-family conflict akibat tuntutan waktu dan energi yang berkaitan dengan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh technostress dan work-family conflict, baik secara parsial maupun simultan, terhadap turnover intention pada kurir J&T Express Cabang Setu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-asosiatif. Populasi terdiri atas 75 kurir aktif dan teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Dari 75 kurir, 67 jawaban dinyatakan lengkap dan layak dianalisis. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil uji parsial menunjukkan technostress tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention (t = 0,508; sig. = 0,613), demikian pula work-family conflict (t = 1,963; sig. = 0,054). Secara simultan, technostress dan work-family conflict berpengaruh signifikan terhadap turnover intention (F = 8,355; sig. = 0,001). Nilai Adjusted R² sebesar 0,182 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 18,2% variasi turnover intention. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi kedua stresor perlu dikelola secara integratif.