Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemaknaan Gen Z terhadap Fitur Repost Tiktok Sebagai Ekspresi Identitas Diri Rachmadiyanti Rachmadiyanti; Priatna Priatna; Henry Sianipar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.14309

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara Generasi Z berkomunikasi dan mengekspresikan identitas diri di ruang digital. Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah fitur repost pada TikTok, yang memungkinkan pengguna membagikan kembali konten sebagai bentuk penyampaian pesan, emosi, maupun representasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna fitur repost TikTok dalam pembentukan identitas diri Generasi Z di ruang digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dengan paradigma kontruktivisme untuk memahami makna yang mendalam dari motif tindakan me-repost di TikTok. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang terdiri (4 informan utama dan 2 informan pendukung), dan pengguna aktif TikTok, serta didukung dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur repost dimaknai sebagai media ekspresi diri, sarana komunikasi simbolik, dan representasi identitas digital. Penggunaan fitur ini didorong oleh kebutuhan ekspresi diri, identitas personal, interaksi sosial, hiburan, dan validasi sosial sebagaimana dijelaskan dalam teori Uses and Gratifications. Selain itu, melalui perspektif Dramaturgi, aktivitas repost menunjukkan adanya proses presentasi diri dan pengelolaan kesan (impression management) dalam membangun citra diri di media sosial. Dengan demikian, fitur repost tidak hanya menjadi sarana berbagi konten, tetapi juga berperan dalam pembentukan identitas diri Generasi Z di ruang digital.