Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemodelan Beban Pencemar Non-Point Source Sungai Premulung Segmen Kota Surakarta Rezagama, Arya; N, Arief Laila; A, Affifah Nadya; Setiawati, Lia
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 15, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.27 KB) | DOI: 10.14710/presipitasi.v15i1.36-45

Abstract

Sungai Premulung Kota Surakarta mendapatkan beban pencemaran dari sumber pencemaran tidak terpusat seperti limbah domestik dan limbah UKM limbah batik. Kualitas air sangat di pengaruhi oleh kondisi daerah aliran sungai di mana penelitian hubungan antara tata guna lahan dan kualitas sungai masih jarang di aplikasikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalisa besaran beban pencemaran serta membandingkan secara spasial antara wilayah DAS premulung segmen Kota Surakarta. Survei kualitas air dilakukan dengan melakukan sampling 10 titik sepanjang sungai. Analisa spasial penggunaan lahan hasil dijitasi GIS citra Surakarta diolah dalam model BASIN-PLOAD. Berdasarkan hasil uji laboratorium nilai COD, Nitart, Fosfat maupun tembaga, hampir keseluruhan segmen sungai masih dibawah baku mutu Kelas IV menurut  PP no. 82 tahun 2001. Hasil model munjukkan penataan ruang memiliki korelasi yang sangat erat terhadap jumlah beban pencemaran yang masuk menuju sungai. Beban pencemar sumber bukan terpusat akan berhubungan lurus dengan luas wilayah dan area terbagun. Kelurahan Pajang Kecamatan Laweyan memempati urutan teratas dalam jumlah sumber pencemar dengan nilai 95 kg/tahun untuk CU, 1.097 kg/tahun untuk phosphat, 534 kg/tahun untuk nitrat dan 2.042 kg/tahun untuk COD kemudian diikuti Kelurahan Sondakan, Karangasem, dan Purwosari. Prioritas pengelolaan lingkungan Kota Surakarta dapat dibuat berdasarkan nilai beban pencemarannya.
The Influence of Trap and Refugia Plants on Populations and Attacks of Leaf-Miner Flies Liriomyza sp. on Shallots Cultivation Setiawati, Lia; Mudjiono, Gatot; Widjayanti, Tita
Journal of Tropical Plant Protection Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtpp.2023.004.1.1

Abstract

Leaf miners (Liriomyza sp.) are one of the pests affecting shallot plants. Attacks by Liriomyza sp. on shallot plants lead to tuber rot and leaves drying out, resembling burn damage. One control method is to utilize trap plants and refugia. Trap plants are specific species that attract pests, diverting them from the main crop. Refugia, on the other hand, are areas where pests can seek shelter, reducing their impact on the main crop. This study aimed to assess the impact of trap plants and refugia on the population and attacks of Liriomyza sp. in shallot crops. The research was conducted from June to September 2021 at the experimental field of the Faculty of Agriculture in Jatimulyo Village, Lowokwaru District, Malang City, East Java. Observation parameters included the population of Liriomyza sp., damage intensity, population of natural enemies, plant height, and number of leaves. The results indicated that different types of trap plants significantly influenced the population of Liriomyza sp. and damage intensity compared to the control treatment. However, different trap plant types did not significantly affect the population of natural enemies. The natural enemies identified included Vespidae, Coenosia sp., and Opius sp. Additionally, various trap plant types did not significantly impact plant height and the number of leaves.