Arumdani Puspanjali
Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Tingkat Competitive Anxiety Atlet Panahan Jawa Barat Kategori Individu dan Beregu Arumdani Puspanjali; Komarudin Komarudin; Mochamad Yamin Saputra; Geraldi Novian; Siti Nursaba
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol. 7 No. 2 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v7i2.6137

Abstract

Atlet sering kali mengalami competitive anxiety yang dapat memengaruhi performanya baik dalam kategori individu maupun beregu. Oleh karena itu, pada cabang olahraga panahan yang menuntut kestabilan emosi tinggi, pengukuran tingkat competitive anxiety sangat diperlukan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat competitive anxiety atlet panahan Jawa Barat kategori individu dan beregu. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan sampel 15 atlet panahan Jawa barat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner Competitive State Anxiety Inventory?2 Revition (CSAI-2R). Setelah data diperoleh, analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi SPSS Versi 29. Hasil penelitian menujukkan bahwa tingkat competitive anxiety atlit panahan kategori individu dan beregu memiliki perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata tingkat competitive anxiety atlet panahan kategori individu yang lebih tinggi dibandingkan dengan kategori beregu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan kategori bermain memengaruhi tingkat competitive anxiety pada atlet panahan Jawa Barat. Oleh karena itu penulis menyarankan kepada pelatih untuk lebih memerhatikan program latihan, jangan hanya perlu berfokus pada aspek teknik, tetapi juga harus mencakup latihan mental seperti teknik relaksasi, visualisasi, pengendalian pernapasan, serta peningkatan kepercayaan diri.