B51112055, Sekar Sari Renata
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMBERIAN KREDIT USAHA RAKYAT PADA PT. BANK BRI (PERSERO) TBK UNIT SUNGAI KUNYIT B51112055, Sekar Sari Renata
Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Akuntansi
Publisher : Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengendalian intern atas Pemberian Kredit Usaha Rakyat Mikro pada PT. Bank BRI (Persero) Tbk Unit Sungai Kunyit sudah berjalan dengan efektif atau belum. Dalam menganalisis sistem pemberian kredit pada Bank BRI Unit Sungai Kunyit penulis melakukan penelitian dengan mengamati dan membandingkan teori yang ada dengan sistem yang digunakan oleh perusahaan. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Bank BRI (Persero) Tbk Unit Sungai Kunyit. Metode penelitian ini adalah penelitian kulitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis yang digunakan adalah analisis struktur organisasi, analisis flowchart yamg memaparkan alur prosedur pemberian kredit usaha rakyat mikro, analisis internal control questionaire daftar pertanyaan yang disusun untuk mengetahui sistem pengendalian internal dalam pelaksanaan pemberian kredit, dan analisis tes ketaatan (compliance test) untuk membuktikan tingkat kepatuhan terhadap sistem dan prosedur yang terdiri dari: keberadaan, kelengkapan, akurasi, otorisasi, klasifikasi, dan pisah batas. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian intern pemberian kredit usaha rakyat mikro pada PT. Bank BRI (Persero) Tbk Unit Sungai Kunyit sudah efektif dan sesuai dengan prosedur yang ada. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis struktur organisasi, analisis flowchart, analisis internal control questionnaire yang mendapatkan penilaian efektifitas sebesar 85%, dan analisis compliance test 92,5%. Kredit – kredit bermasalah tersebut terjadi dikarenakan kurang cermatnya Mantri dalam menganalisa kredit yang akan diberikan, sehingga tidak sesuai dengan kemampuan nasabah untuk mengembalikan kredit tersebut. Selain itu tidak adanya keterbukaan dalam pemberian informasi oleh nasabah kepada Mantri, sehingga kredit yang diberikan tidak digunakan sesuai kebutuhan yang utama.     Kata kunci: sistem pengendalian intern, pemberian kredit usaha rakyat mikro.