Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi bisnis dan membuka peluang baru bagi kewirausahaan digital, sehingga diperlukan pemahaman mengenai mekanisme komunikasi yang membentuk niat berwirausaha digital pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Entrepreneurial University Environment dan Personal Brand Equity terhadap Digital Entrepreneurial Intention melalui mediasi Entrepreneurial Self-Efficacy. Penelitian menggunakan paradigma positivistik dengan pendekatan kuantitatif dan desain eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 200 mahasiswa aktif Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957 Jakarta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Entrepreneurial University Environment berpengaruh positif terhadap Entrepreneurial Self-Efficacy, tetapi tidak berpengaruh secara langsung terhadap Digital Entrepreneurial Intention. Sebaliknya, Personal Brand Equity terbukti berpengaruh positif terhadap Entrepreneurial Self-Efficacy dan Digital Entrepreneurial Intention. Selain itu, Entrepreneurial Self-Efficacy merupakan prediktor terkuat Digital Entrepreneurial Intention serta memediasi secara penuh pengaruh Entrepreneurial University Environment dan secara parsial pengaruh Personal Brand Equity terhadap Digital Entrepreneurial Intention. Temuan ini memperkaya Social Cognitive Theory dengan menegaskan peran Entrepreneurial Self-Efficacy sebagai mekanisme psikologis yang menghubungkan faktor lingkungan dan faktor personal dengan niat berwirausaha digital. Penelitian ini juga memperluas perspektif Computer-Mediated Communication dengan menunjukkan bahwa pembentukan Personal Brand Equity melalui komunikasi digital merupakan sumber daya komunikasi strategis yang mendorong terbentuknya Digital Entrepreneurial Intention pada mahasiswa.