Nuralim, Devi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rancang Bangun Sistem Peminjaman Barang Dengan Metode Scrum dan ISO 25010 Berbasis Android Nuralim, Devi; Rachman, Rizal
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol. 15 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v15i4.3874

Abstract

Item lending management at PT K2NET is still carried out using conventional whiteboard-based records. This results in inadequate documentation, ineffective monitoring of item status, and frequent delays in item returns. This study designed and implemented an Android-based item lending system by applying the Scrum methodology. The application was developed using Flutter and the Dart programming language, while Laravel and MySQL were used as the backend and database. System evaluation was conducted based on the ISO 25010 standard. The evaluation results indicated a Functional Suitability score of 100%, a Performance Efficiency score of 88.80%, and a Usability assessment with a SUS score of 76.33, which was categorized as Good. These findings demonstrate that the developed system improves the effectiveness of item lending and return management. Keywords: Android; Goods Borrowing; ISO 25010; Scrum; Information System   Abstrak Pengelolaan peminjaman barang di PT K2NET saat ini masih dilakukan melalui pencatatan konvensional menggunakan media papan tulis. Hal ini mengakibatkan dokumentasi yang kurang memadai, pemantauan status barang yang tidak optimal, serta sering terjadinya keterlambatan dalam pengembalian. Dalam penelitian ini dikembangkan sistem peminjaman barang berbasis Android melalui penerapan metode Scrum yang terdiri dari enam tahapan. Pengembangan aplikasi dilakukan dengan memanfaatkan Flutter dan bahasa pemrograman Dart, sedangkan Laravel dan MySQL digunakan sebagai backend dan sistem basis data. Evaluasi sistem mengacu pada standar ISO 25010. Berdasarkan hasil pengujian, karakteristik Functional Suitability memperoleh nilai 100%, Performance Efficiency sebesar 88,80%, dan Usability memperoleh skor SUS 76,33 dengan klasifikasi Good. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung proses peminjaman serta pengembalian barang secara lebih efisien.