Siti Mumun Muniroh
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN K.H. Abdurrahman Wahid, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Literasi Digital Remaja Dalam Memitigasi Disinformasi: Studi Pada Siswa Sekolah Menengah Najwa Shofwatul Maula; Siti Mumun Muniroh
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 9 (2026): JPTI - September 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1953

Abstract

Penelitian ini didorong oleh kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi digital generasi muda yang merupakan mayoritas pengguna internet di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan tingkat literasi digital siswa sekolah menengah dalam konteks akses, evaluasi, produksi, dan etika penggunaan media digital; (2) mengidentifikasi karakteristik disinformasi yang dihadapi siswa dalam penggunaan media digital; serta (3) menganalisis peran literasi digital dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya dalam mencegah penyebaran disinformasi pada remaja sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap enam informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas empat siswa SMA dan 2 guru, serta analisis literatur tahun 2015-2025 untuk memberikan gambaran yang lengkap. Data dianalisis secara tematik menggunakan tahapan reduks, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukan bahwa siswa menyadari keberadaan hoaks, namun kemampuan menyaring informasi masih rendah dan bergantung pada pengalaman pribadi. Disinformasi yang dihadapi beragam, meliputi hoaks kesehatan, hoaks politik, dan konten manipulatif yang tersebar melalui platform media sosial. Kurangnya pelatihan formal dan integrasi literasi digital dalam kurikulum serta keterbatasan kompetensi guru menjadi kendala utama, sementara faktor dukungan guru, keluarga, dan infrastruktur digital menentukan efektivitasnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi digital remaja memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan kurikulum formal, pelatihan guru, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.