This Author published in this journals
All Journal Jurnal Global Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komparasi Perspektif Driver dan Wisatawan Kali Pucung Jeep Adventure terhadap Aspek Keselamatan dan Kenyamanan Wisata Petualangan Halimah Nurjanah; Krendy La Abdillah; Vita Elysia
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 12 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i12.428

Abstract

Pariwisata petualangan memadukan keseruan dengan risiko terukur sehingga keselamatan dan kenyamanan menjadi unsur penting dalam pengelolaan layanan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan membandingkan perspektif pengemudi dan wisatawan mengenai keselamatan serta kenyamanan di Kali Pucung Jeep Adventure berdasarkan kompetensi pengemudi, kondisi medan, waktu dan jarak tempuh, serta kelayakan armada. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif di pangkalan operasional Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Data diperoleh melalui wawancara terhadap 37 informan yang dipilih secara purposif, terdiri atas 16 pengemudi jip dan 21 wisatawan. Data dianalisis menggunakan analisis konten kualitatif melalui kondensasi data, kategorisasi berdasarkan rute dan aspek penilaian, serta penafsiran lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan keselarasan kuat antara perspektif pengemudi dan wisatawan pada sebagian besar aspek. Pengemudi dinilai ramah, komunikatif, terampil, dan konsisten memberikan pengarahan keselamatan. Jalur satu arah dan rute evakuasi alternatif mampu mengurangi risiko operasional, sedangkan durasi perjalanan umumnya dinilai efisien dan nyaman. Armada dinilai bersih, stabil, serta dilengkapi roll bar dan sistem penggerak empat roda. Namun, terdapat dua kesenjangan operasional, yaitu sebagian wisatawan menilai durasi rute pendek terlalu singkat dan kotak P3K belum tersedia pada seluruh armada. Penelitian menyimpulkan bahwa keselamatan dan kenyamanan secara umum telah memuaskan, tetapi standardisasi P3K dan evaluasi durasi rute diperlukan untuk memperkuat manajemen risiko yang inklusif dan berkelanjutan.