Pengelolaan wisata petik buah berbasis greenhouse tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai-nilai yang berkembang dalam proses pengambilan keputusan strategis. Namun, kajian mengenai nilai-nilai tersebut masih terbatas, khususnya pada pengelolaan wisata berbasis desa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai-nilai Love-Based Strategic Management yang berkembang dalam pengelolaan wisata petik buah berbasis greenhouse serta mengidentifikasi dimensi nilai yang terbentuk dari hasil eksplorasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan yang terlibat dalam pengelolaan wisata petik buah berbasis greenhouse. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Proses analisis dilakukan melalui pengkodean data secara manual untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul secara induktif, kemudian mengelompokkan nilai-nilai yang memiliki kesamaan karakteristik dan fungsi dalam praktik pengelolaan. Proses pengelompokan tersebut menghasilkan delapan nilai utama, yaitu kolaborasi, kebermanfaatan, kepedulian, pelayanan, inovasi, keberlanjutan, pembelajaran, dan tanggung jawab, yang selanjutnya disintesis berdasarkan keterkaitan konseptualnya menjadi tiga dimensi, yaitu Relationship Values, Development Values, dan Impact Values. Temuan menunjukkan bahwa ketiga dimensi tersebut merepresentasikan hubungan antar pemangku kepentingan, proses pengembangan organisasi, serta orientasi terhadap manfaat dan keberlanjutan. Struktur nilai tersebut menunjukkan bahwa pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan wisata petik buah berbasis greenhouse tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi dan operasional, tetapi juga oleh nilai-nilai yang berkembang dalam organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris berupa identifikasi struktur nilai sebagai landasan konseptual awal bagi pengembangan Love-Based Strategic Management.