Tujuan: Penelitian ini bertujuan memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) murid kelas VIII-1 SMP Negeri 13 Pekanbaru melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL) pada materi statistika. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 42 murid kelas VIII-1 yang dipilih berdasarkan hasil asesmen dan observasi awal yang menunjukkan rendahnya KPMM serta keterlibatan murid dalam pembelajaran. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan murid serta tes KPMM. Data observasi dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan pelaksanaan pembelajaran pada setiap pertemuan, sedangkan data tes dianalisis berdasarkan ketercapaian indikator, distribusi kualifikasi, dan rata-rata nilai KPMM. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan proses pembelajaran dari Siklus I ke Siklus II. Murid menjadi lebih aktif dalam diskusi, lebih mandiri dalam mengidentifikasi informasi, dan lebih percaya diri dalam menyampaikan hasil penyelesaian. Rata-rata nilai KPMM meningkat dari 57,62 pada tes awal menjadi 77,26 pada Siklus I dan 85,48 pada Siklus II. Simpulan: Setelah penerapan PBL, proses pembelajaran dan KPMM murid kelas VIII-1 pada materi statistika menunjukkan peningkatan. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk mendukung pembelajaran matematika yang berpusat pada aktivitas pemecahan masalah.