Program literasi digital semakin menempatkan masyarakat desa dan anak-anak sebagai penerima manfaat utama dari pemanfaatan teknologi tepat guna. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (KKN) ini dilaksanakan di RW 3, Kelurahan Amposari, Kedungmundu, Tembalang, Semarang, dengan mengintegrasikan dua program kerja individu: (1) pembuatan video profil wilayah menggunakan aplikasi CapCut sebagai media informasi dan dokumentasi, serta (2) pengenalan konsep dasar pemrograman (coding) kepada anak-anak di TPQ Al-Mabrur melalui permainan edukatif. Program ini menerapkan pendekatan partisipatif berbasis masyarakat yang meliputi tahap observasi, wawancara, dokumentasi, perancangan materi, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa video profil wilayah berhasil mendokumentasikan kondisi lingkungan, fasilitas umum, serta potensi RW 3 Amposari, yang diproyeksikan sebagai media informasi dan promosi bagi pemerintah kelurahan maupun masyarakat setempat. Sementara itu, pengenalan coding berbasis permainan melibatkan 20 anak TPQ dalam aktivitas penyusunan urutan (sequencing), pengenalan pola, dan penyelesaian labirin (maze-solving) yang terbukti memperkuat kemampuan berpikir logis, fokus, serta pemecahan masalah. Kedua program ini membuktikan bahwa integrasi teknologi digital sederhana secara tepat dapat mendukung sistem informasi wilayah sekaligus meningkatkan literasi digital sejak dini bagi anak-anak. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, cuaca yang kurang mendukung, dan bervariasinya tingkat konsentrasi anak-anak, yang diatasi melalui fleksibilitas jadwal serta pendampingan kelompok kecil. Keberlanjutan dari kedua program ini direkomendasikan melalui pembaruan konten secara berkala dan pemanfaatan aktivitas edukasi coding yang berkesinambungan serta lebih bervariasi. Kata Kunci: Video Profil Wilayah; CapCut; Pengenalan Coding; Permainan Edukatif; Pemberdayaan Masyarakat.