Siti Magfiroh
Universitas Malahayati, Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DIGITALISASI UMKM, PENGELOLAAN SAMPAH, KESADARAN HUKUM, DAN EDUKASI KESEHATAN DI DESA MULYOSARI RW 01 KECAMATAN METRO BARAT KOTA METRO Hardini Ariningrum; Tika Rahmawati; Dewi Juliana Rohmah; Angelica Cintami; Sutia Oktinata; Serlintan Serlintan; Abelia Permata Ulandari; Siti Magfiroh
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.15261

Abstract

ABSTRACT Mulyosari Village RW 01, West Metro District, Metro City, possesses community potential that can be further developed; however, several needs remain in the economic, environmental, legal, and health sectors. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have not yet fully utilized digital media to support business development, while waste management, understanding of environmental legal provisions, and the application of health knowledge still require strengthening. This community service activity aimed to enhance community capacity through an integrated empowerment program combining MSME digitalization, waste management, legal awareness, and health education. The program employed a participatory approach involving initial observation, needs identification, coordination with community members and relevant stakeholders, program design, socialization, training, hands-on practice, mentoring, and descriptive evaluation. Digitalization activities focused on strengthening business identity and promotion through digital media, whereas environmental activities emphasized waste sorting, waste utilization, and the application of the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle). Legal and health education were delivered through educational sessions and direct interaction tailored to community needs. The activities resulted in active community involvement throughout the program and strengthened practical knowledge and skills in each targeted area. Overall, the integration of these four dimensions demonstrates that empowerment programs based on local needs can provide a foundation for strengthening community capacity and supporting program sustainability. ABSTRAK Desa Mulyosari RW 01, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, memiliki potensi masyarakat yang dapat dikembangkan, namun pemanfaatannya masih menghadapi beberapa kebutuhan pada bidang ekonomi, lingkungan, hukum, dan kesehatan. Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) belum sepenuhnya memanfaatkan media digital untuk mendukung pengembangan usaha, sementara pengelolaan sampah, pemahaman terhadap ketentuan hukum lingkungan, serta penerapan pengetahuan kesehatan masih memerlukan penguatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui program pemberdayaan terpadu yang menghubungkan digitalisasi UMKM, pengelolaan sampah, peningkatan kesadaran hukum, dan edukasi kesehatan. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi kondisi awal, identifikasi kebutuhan, koordinasi dengan masyarakat dan pihak terkait, perancangan program, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi deskriptif. Program digitalisasi diarahkan pada penguatan identitas dan promosi usaha melalui media digital, sedangkan kegiatan lingkungan menekankan pemilahan, pemanfaatan sampah, dan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Edukasi hukum dan kesehatan dilaksanakan melalui penyampaian materi serta interaksi langsung sesuai kebutuhan masyarakat. Kegiatan menghasilkan keterlibatan masyarakat dalam seluruh program serta penguatan pengetahuan dan keterampilan praktis pada masing-masing bidang. Secara keseluruhan, integrasi empat aspek tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal dapat menjadi pijakan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan mendukung keberlanjutan program.