ABSTRACT This community service activity aimed to provide character strengthening and guidance through school worship activities at Baptist Manggar Elementary School, East Belitung. The activity involved 72 students, with the assistance of the principal and teachers on March 26, 2026. The stages included needs identification, planning, implementation, reflection, evaluation, and follow-up. The guidance activities consisted of prayer, praise, Bible reading, moral messages, reflection, and active student participation in leading prayers, reading the Bible, and leading praise. Evaluation was conducted through observation, guided reflection, group discussions, interviews, and documentation. The results showed positive changes in students’ understanding and participation, particularly regarding discipline, responsibility, respect, and care for others. Most students understood the relationship between worship and character development, although some students had not fully applied these values in their daily lives. Therefore, continuous habituation, guidance, reflection, and monitoring are needed so that character values can develop into real-life behaviors. ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan dan pembinaan karakter siswa melalui kegiatan ibadah sekolah di SD Baptist Manggar, Belitung Timur. Kegiatan melibatkan 72 siswa dengan pendampingan kepala sekolah dan guru pada 26 Maret 2026. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan pembinaan, refleksi, evaluasi, dan tindak lanjut. Pembinaan dilaksanakan melalui doa, pujian, pembacaan Alkitab, pesan moral, refleksi, serta keterlibatan aktif siswa dalam memimpin doa, membaca Alkitab, dan memimpin pujian. Evaluasi dilakukan melalui observasi, refleksi terbimbing, diskusi kelompok, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan perubahan positif dalam pemahaman dan keterlibatan siswa, terutama terkait disiplin, tanggung jawab, sikap hormat, dan kepedulian terhadap sesama. Sebagian besar siswa telah memahami hubungan antara ibadah dan pembentukan karakter, meskipun sebagian siswa belum sepenuhnya menerapkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pembiasaan, pendampingan, refleksi, dan pemantauan berkelanjutan diperlukan agar nilai karakter berkembang menjadi perilaku nyata.