Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan penyuluhan mengenai pengolahan limbah pelepah kelapa sawit sebagai pakan ternak, tingkat penerimaan pekebun terhadap inovasi yang disampaikan, serta jumlah pekebun yang bersedia menerapkannya di Kelurahan Padang Merbau, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi. Pengkajian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2026 dengan melibatkan 42 pekebun sebagai responden melalui pendekatan Rapid Rural Appraisal (RRA). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert, evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test, serta pengukuran sikap pekebun terhadap inovasi pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan materi pengolahan pelepah kelapa sawit menjadi silase, menggunakan metode demonstrasi cara dan kunjungan usaha tani serta media folder dan media sesungguhnya yang disesuaikan dengan kondisi sasaran. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan terhadap kegiatan penyuluhan mencapai 82,14% dengan kategori sesuai. Pengetahuan pekebun mengalami peningkatan sebesar 62,17% dari hasil pre-test ke post-test dengan kategori baik, sedangkan tingkat sikap mencapai 84,88% dengan kategori sangat setuju. Sebanyak 25 pekebun atau 59,52% menyatakan bersedia melakukan pengolahan limbah pelepah kelapa sawit menjadi pakan ternak, melebihi target yang ditetapkan sebanyak 17 pekebun atau 40%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan penerimaan pekebun serta mendorong kesediaan untuk menerapkan pengolahan limbah pelepah kelapa sawit sebagai pakan ternak. Kegiatan ini berpotensi menjadi alternatif pemanfaatan limbah perkebunan sekaligus mendukung penyediaan pakan ternak di tingkat pekebun.