Sektor perkebunan merupakan salah satu sektor yang memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia, terutama melalui komoditas kelapa sawit yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan masyarakat dan perekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, promosi, lokasi, dan citra merek secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian bibit kelapa sawit di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang dipilih dari populasi konsumen yang pernah melakukan pembelian bibit kelapa sawit pada penangkar bibit di Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya, yaitu CV. Profita Mitra Tani dan CV. Imam Tani Group. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel harga, kualitas produk, promosi, lokasi, dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian bibit kelapa sawit. Secara simultan, harga, kualitas produk, promosi, lokasi, dan citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung sebesar 14,979 dan tingkat signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,581 menunjukkan bahwa 58,1% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh kelima variabel tersebut, sedangkan 41,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.Kata Kunci: harga, promosi, lokasi, citra merek, keputusan pembelian