Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN KEANEKARAGAMAN HAYATI PROGRAM SUKAPURA NGADAUN NGORA FUEL TERMINAL TASIKMALAYA Emiliya, Silvia Luxma; Fauziah, Ridha Nuralia
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 9, No 1 (2026): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v9i1.72764

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu unsur penting dalam pengembangan program masyarakat karena keberlanjutan program tidak hanya dipengaruhi oleh intervensi yang diberikan, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan di wilayahnya. PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tasikmalaya melalui Program Keanekaragaman Hayati (Kehati) Sukapura Ngadaun Ngora mengembangkan pendekatan yang mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan pengembangan masyarakat, pendidikan, potensi lokal, dan penguatan kapasitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan Program Kehati Sukapura Ngadaun Ngora di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melihat proses pelaksanaan program, keterlibatan masyarakat, perkembangan kapasitas, serta penguatan kelembagaan selama program berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berkembang melalui pembentukan dan pengelolaan kelompok Kehati Sukapura, keterlibatan dalam pengelolaan lingkungan, penanaman dan pemeliharaan tanaman, pembibitan, kegiatan edukasi, serta pengembangan kegiatan pendukung seperti bumi perkemahan dan usaha masyarakat. Partisipasi tersebut tidak hanya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan, tetapi juga mendorong pengembangan pengetahuan, keterampilan, kapasitas kelembagaan, dan jejaring dengan berbagai pihak. Program Kehati Sukapura Ngadaun Ngora menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan dapat menjadi ruang bagi penguatan partisipasi dan kapasitas masyarakat di tingkat lokal
IMPLEMENTASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PT PERTAMINA PATRA NIAGA FUEL TERMINAL TASIKMALAYA MELALUI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY KATASIK AR-RAZAQ Emiliya, Silvia Luxma; Fauziah, Ridha Nuralia; Adiansah, Wandi
Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan Kebijakan Publik Vol 9, No 2 (2026): Responsive: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora Dan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/responsive.v9i2.72700

Abstract

Program Corporate Social Responsibility (CSR) tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga pada upaya pemberdayaan masyarakat yang mampu mendorong kemandirian dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi CSR oleh PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tasikmalaya melalui Program KATASIK (Kawasan Wisata Tematik) Ar-Razaq dalam pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Sukanagara, Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, Focus Group Discussion (FGD), observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis difokuskan pada proses pelaksanaan program, pemberdayaan masyarakat, inovasi, keterlibatan pemangku kepentingan, serta perubahan sosial dan ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KATASIK Ar-Razaq dilakukan melalui pengembangan pertanian terpadu, perikanan, peternakan, wisata air, pembangunan infrastruktur kawasan, pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya, serta pengembangan produk olahan pertanian dan perikanan. Program melibatkan Dewan KATASIK, Kelompok Wanita Tani Mekar Fajar, pemerintah daerah, dan mitra lainnya. Implementasi program menunjukkan adanya penguatan kapasitas masyarakat, berkembangnya aktivitas ekonomi berbasis potensi lokal, serta meningkatnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan kawasan. Program juga memperoleh dukungan pemerintah melalui kebijakan yang memperkuat pemanfaatan produk olahan masyarakat dalam kegiatan kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi CSR melalui KATASIK Ar-Razaq menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan potensi pertanian, perikanan, peternakan, dan wisata dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Corporate Social Responsibility (CSR) is not only directed toward providing assistance but also toward community empowerment efforts that encourage independence and sustainability. This study aims to analyze the implementation of CSR by PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tasikmalaya through the KATASIK (Thematic Tourism Area) Ar-Razaq Program as an effort to empower communities in Sukanagara Village, Tasikmalaya City. This study employs a qualitative approach, with data collected through interviews, Focus Group Discussions (FGDs), field observations, and documentation. The analysis focuses on program implementation, community empowerment, innovation, stakeholder involvement, and social and economic changes within the community. The results show that the implementation of KATASIK Ar-Razaq involves integrated agriculture, fisheries, livestock farming, water-based tourism, infrastructure development, the utilization of solar power technology, and the development of processed agricultural and fishery products. The program involves the KATASIK Council, the Mekar Fajar Women Farmers Group, local government, and other partners. Program implementation has contributed to strengthening community capacity, developing economic activities based on local potential, and increasing stakeholder involvement in the development of the area. The program has also received government support through policies that strengthen the utilization of community-produced products in village activities. The findings indicate that the implementation of CSR through KATASIK Ar-Razaq represents a form of community empowerment that integrates agricultural, fisheries, livestock, and tourism potential to support sustainable local economic development.