Kualitas udara pada kandang ayam merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi lingkungan pemeliharaan, terutama akibat keberadaan partikulat debu berukuran kecil. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun prototype sistem monitoring kualitas udara kandang ayam berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan sensor debu GP2Y1014AU0F, mikrokontroler ESP32, serta algoritma Moving Average. Sistem dirancang untuk membaca konsentrasi partikulat, mengolah data hasil pembacaan menggunakan Moving Average dengan lima data pengamatan, menentukan nilai Air Quality Index (AQI), serta menampilkan kondisi kualitas udara melalui LCD dan LED indikator. Selain monitoring secara lokal, sistem juga terintegrasi dengan platform Blynk untuk menampilkan data PM2.5, hasil Moving Average, nilai AQI, dan status kualitas udara secara jarak jauh melalui jaringan internet. Metode penelitian meliputi tahap perancangan perangkat keras, pembuatan perangkat lunak, perakitan prototype, serta pengujian fungsi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototype mampu melakukan pembacaan data sensor, mengolah data menggunakan Moving Average, menentukan kategori kualitas udara berdasarkan nilai AQI, serta menampilkan informasi melalui LCD, LED, dan Blynk sesuai dengan rancangan sistem. Penerapan Moving Average membantu mengurangi fluktuasi sesaat pada hasil pembacaan sensor sehingga data yang ditampilkan menjadi lebih stabil. Sistem monitoring lokal juga tetap dapat beroperasi ketika koneksi internet mengalami gangguan, sedangkan koneksi internet diperlukan untuk fitur monitoring jarak jauh melalui Blynk. Prototype ini dapat digunakan sebagai dasar pengembangan sistem monitoring kualitas udara kandang ayam yang lebih lengkap dengan penambahan parameter lingkungan dan proses kalibrasi sensor yang lebih lanjut.