Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Profil Kewilayahan Desa Kelong melalui Peta Fasilitas Umum Berbasis SIG dan Katalog Digital Rian Indrawan; Siti Naira; Ryani Ryani; Maria Hidayah Putri; Ferdy Putra Wahyunda; Dinda Annisa Maharani Harahap; Arya Putra Santoso; Aira Putri Januar; Suci Ananda Sitompul; Uli Hutagaol; M Pemberdi Intasir
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 12 (2026): Oktober
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/5h3j3s03

Abstract

Sebelum kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maritim Raja Ali Haji dilaksanakan, peta yang tersedia di Desa Kelong hanya menggambarkan wilayah Kecamatan Bintan Pesisir secara keseluruhan. Peta fasilitas umum yang secara khusus menyajikan kawasan Kelong dan Tenggel serta katalog informasi desa belum tersedia. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan profil kewilayahan Desa Kelong melalui peta fasilitas umum berbasis sistem informasi geografis (SIG) dan katalog digital. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2026 menggunakan metode deskriptif terapan dengan pendekatan pemetaan partisipatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan lapangan, pencatatan koordinat menggunakan aplikasi GPS Map Camera pada perangkat seluler, dokumentasi foto, dan konfirmasi informasi setempat. Validasi melibatkan kepala desa, perangkat desa, serta perwakilan RT/RW, dan hasilnya disahkan melalui penandatanganan oleh kepala desa. Kegiatan menghasilkan inventaris 19 fasilitas umum dalam lima kategori, yaitu pemerintahan dan pelayanan publik, pendidikan, peribadatan, transportasi, serta olahraga. Luaran berupa peta cetak berukuran A0 dengan skala 1:1.820 dan katalog digital yang dihubungkan melalui kode QR. Hasil kegiatan menyediakan media informasi yang menghubungkan lokasi, identitas, dan dokumentasi fasilitas serta telah diserahkan kepada pemerintah desa. Luaran tersebut berpotensi mendukung penyediaan informasi kewilayahan dan perencanaan desa. Namun, manfaat terhadap kemudahan akses pengguna dan efisiensi pelayanan belum diukur, sehingga diperlukan evaluasi penggunaan dan pemutakhiran data secara berkala.