Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Educational Leadership in Schools: A Review of Intersecting Leadership Styles Isnada Waris Tasrim; Ramlah M Siri; Asmawati
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.2434

Abstract

This review examines the intersection of various leadership styles transformational, transactional, instructional, and servant leadership within educational settings over the past decade. By synthesizing empirical research findings, this paper explores how these leadership approaches converge to influence school effectiveness, school culture, teacher performance, and student achievement. Findings indicate that integrated or hybrid leadership frameworks are increasingly necessary to address the complex and dynamic demands of modern schooling. The intersection of leadership styles in education is not only theoretically compelling but practically essential. Leaders who can fluidly draw on transformational, transactional, instructional, and servant leadership behaviors are better equipped to build resilient, inclusive, and high-performing schools. The review highlights the need for integrated leadership models that adapt to diverse educational contexts and challenges. Future research should continue exploring how these intersections manifest in practice and how they influence long-term school development.
Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah dalam Transformasi Budaya Mengajar Guru: Studi Kasus di MTs Muhammadiyah Tolitoli Mursalim; Sasmitha Puri Indah; Isnada Waris Tasrim
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.2443

Abstract

Perubahan tuntutan pembelajaran dan perkembangan teknologi menuntut kepala madrasah tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu mentransformasikan budaya kerja dan praktik mengajar guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepemimpinan transformasional kepala madrasah dalam mengubah budaya mengajar guru di MTs Muhammadiyah Tolitoli. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua siswa. Analisis difokuskan pada empat dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu idealized influence, inspirational motivation, intellectual stimulation, dan individualized consideration. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala madrasah berlangsung melalui empat mekanisme utama. Pertama, idealized influence diwujudkan melalui keteladanan, kedisiplinan, konsistensi, dan penguatan nilai keislaman. Kedua, inspirational motivation diwujudkan melalui komunikasi visi-misi, motivasi profesional, serta dorongan mengikuti MGMP, workshop, seminar, dan diklat. Ketiga, intellectual stimulation diwujudkan melalui dorongan terhadap kreativitas, adaptasi Kurikulum Merdeka, pemanfaatan teknologi, serta penyediaan fasilitas pembelajaran. Keempat, individualized consideration tampak dalam pemberian kepercayaan, pendampingan, pengembangan kompetensi sesuai potensi guru, dan dukungan personal. Transformasi tersebut berkontribusi terhadap perubahan budaya mengajar dari praktik yang cenderung monoton menuju pembelajaran yang lebih kreatif, aktif, adaptif, dan berbasis teknologi. Temuan penelitian menghasilkan model konseptual transformasi budaya mengajar berbasis kepemimpinan transformasional yang mengintegrasikan keteladanan, motivasi bermakna, stimulasi inovasi, dan pengembangan individual.
Menata Ulang Budaya Sekolah: Peran Strategis Kepemimpinan Guru Visioner Nadila Puspita Sari Malla; Isnada Waris Tasrim
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.2444

Abstract

Penelitian kualitatif ini mengeksplorasi peran kepemimpinan guru visioner dalam membentuk budaya sekolah melalui desain studi kasus. Penelitian ini dilakukan di tiga sekolah dasar swasta di Sulawesi Tengah, dengan melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua sebagai partisipan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumen, dan observasi. Analisis data dilaksanakan secara simultan dan interaktif, mencakup reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan, baik pada masing-masing kasus maupun antar kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan guru visioner berkontribusi dalam membangun budaya sekolah melalui penanaman komitmen, keteladanan, konsistensi, dan integritas dalam menjunjung nilai-nilai budaya yang sejalan dengan visi dan arah pengembangan sekolah. Pendekatan yang digunakan meliputi dua sistem: pertama, pembentukan sistem yang mencakup aturan, prosedur, konsekuensi, dan penghargaan; kedua, pembentukan sistem pengikat yang bertujuan menumbuhkan kesadaran, menciptakan sistem pembelajaran, menghilangkan hukuman dan aturan tertulis, serta menerapkan pembelajaran kontekstual. Pengembangan budaya juga dilakukan melalui aktivitas yang berorientasi pada sistem aturan dan penghargaan melalui sosialisasi dan praktik nyata.Temuan ini memberikan implikasi terhadap praktik kepemimpinan guru dalam membentuk sekaligus mempertahankan budaya sekolah, serta dalam membimbing anggota sekolah menuju pencapaian visi institusi
Persepsi Guru terhadap Penerapan Kepemimpinan Pendidikan Multi-Gaya oleh Kepala Sekolah: Efektifitas, Implikasi dan Rekomendasi Strategi Isnada Waris Tasrim; Aida Bilhairi
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.2445

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi persepsi guru terhadap kepemimpinan pendidikan multi gaya, meliputi praktik penerapan kepemimpinan multi gaya/interseksi di sekolah, efektivitas implementasinya, implikasi terhadap perilaku guru dan tenaga kependidikan, serta rekomendasi strategi penerapan kepemimpinan multi gaya. Selain itu, penelitian ini menelaah konsep kepemimpinan multi gaya berdasarkan tinjauan literatur. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui survei persepsi guru terhadap penerapan kepemimpinan multi gaya menggunakan pertanyaan terbuka (open-ended questions) dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa pascasarjana Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Palu yang berprofesi sebagai guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (83%) mendukung penerapan kepemimpinan multi gaya, sedangkan 17% bersikap netral terhadap praktik tersebut. Kajian literatur mengungkapkan bahwa model kepemimpinan terintegrasi atau hibrida semakin dibutuhkan untuk menghadapi kompleksitas dan dinamika pendidikan modern. Pemimpin yang mampu menerapkan berbagai gaya kepemimpinan secara fleksibel dinilai lebih siap membangun sekolah yang tangguh, inklusif, dan berkinerja tinggi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model kepemimpinan terintegrasi yang adaptif terhadap konteks dan tantangan pendidikan yang beragam.