Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Organisasi Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan: Studi Kasus di MTs Muhammadiyah Tolitoli Ismayani; Nuraida; Nurunnisa Mutmainna
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i3.2436

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika komunikasi organisasi di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Tolitoli serta kontribusinya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian sebagaimana tercantum dalam naskah awal diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi di MTs Muhammadiyah Tolitoli berlangsung secara multidireksional melalui komunikasi vertikal, horizontal, dan diagonal. Komunikasi vertikal memungkinkan kepala madrasah menyampaikan kebijakan dan instruksi sekaligus membuka ruang bagi guru untuk menyampaikan aspirasi serta kendala. Komunikasi horizontal mendukung koordinasi antarguru dan staf, sedangkan komunikasi diagonal membantu kelancaran pendataan dan pengelolaan sarana prasarana. Dinamika komunikasi tersebut berkontribusi terhadap disiplin dan kinerja, pembentukan iklim kerja yang harmonis, serta pengambilan keputusan yang lebih partisipatif. Hambatan yang ditemukan terutama berkaitan dengan perbedaan persepsi antargenerasi serta hambatan teknis dan psikologis. Pemanfaatan forum formal, komunikasi informal, grup WhatsApp resmi, dan budaya diskusi kekeluargaan menjadi mekanisme yang digunakan untuk mengurangi hambatan tersebut. Secara konseptual, temuan ini memperlihatkan bahwa komunikasi bukan hanya saluran penyampaian pesan, tetapi merupakan mekanisme koordinasi, pembentukan kepercayaan, pembelajaran kolektif, dan penguatan budaya mutu. Implikasinya, penguatan literasi digital, keterbukaan arus informasi, umpan balik, dan pelibatan guru perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu madrasah.