Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Model Pengelolaan Komunikasi Berbasis Riset di Sekolah Dasar Negeri 22 Kota Palu Assa’Adiah Ahmad Umar; Siti Rahma; Nurunnisa Mutmainna
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i3.2439

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik manajemen kepemimpinan kepala sekolah di SD Negeri 22 Palu dengan menitikberatkan pada empat aspek utama, yaitu proses komunikasi, efektivitas komunikasi, transparansi informasi, dan kepemimpinan komunikasi. Penelitian bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana kepala sekolah mengelola komunikasi sebagai instrumen kepemimpinan dalam membangun tata kelola sekolah yang efektif, partisipatif, transparan, dan berorientasi pada pencapaian visi sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa wawancara dengan kepala sekolah serta analisis dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Tahun Ajaran 2025/2026. Analisis dilakukan dengan menghubungkan temuan lapangan dengan model komunikasi linear, interaksional, transaksional, Lasswell, dan Berlo SMCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi di SD Negeri 22 Palu berlangsung secara partisipatif, terbuka, dan kolaboratif. Komunikasi dibangun melalui interaksi antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, komite, dan pengawas. Efektivitas komunikasi terlihat dari kejelasan penyampaian informasi, koordinasi program, ruang umpan balik, serta tindak lanjut terhadap persoalan pendidikan. Transparansi informasi berperan dalam membangun kepercayaan, sedangkan kepemimpinan komunikasi tercermin pada kemampuan kepala sekolah membangun dialog, mendengarkan aspirasi, mengarahkan warga sekolah, dan menciptakan hubungan kerja yang harmonis. Pengambilan keputusan juga memanfaatkan data Rapor Pendidikan sebagai dasar penyusunan kebijakan. Penelitian menyimpulkan bahwa model komunikasi yang terbuka, efektif, berbasis partisipasi, dan didukung data dapat dikembangkan sebagai praktik baik dalam kepemimpinan sekolah
Kepemimpinan Supervisi Pendidikan Islam: Adaptasi Deep Learning, Kesiapan Digital, dan Evaluasi Etis serta Adaptasi terhadap Deep Learning dan Pembelajaran Abad ke-21 Siti Rahma; Irsan Arip; Ramli; Normawati
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v3i3.2441

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kepemimpinan supervisi pendidikan Islam dalam menghadapi masalah seperti Implementasi deep learning, kesiapan digital, dan pentingnya menilai etika menggunakan teknologi pendidikan. Transformasi pembelajaran abad ke-21 menuntut kepala sekolah sebagai supervisor untuk tidak hanya berperan dalam pengawasanadministratif, tetapi juga sebagai pemimpin perubahan yang mampu mendorong inovasi pedagogis berbasis teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif, menggunakan literatur studi dan analisis konseptual tentang praktik supervisi di lembaga pendidikan Islam. Kajian ini berfokus pada kesiapan guru untuk menerapkan deep learning, ketersediaan infrastruktur dan fasilitas digital, pertimbangan etika tentang pengelolaan data dan penggunaan teknologi, dan budaya kolaboratif. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan digital pendidik, dukungan kebijakan lembaga, sistem supervisi yang inovatif dan berfokus pada peningkatan kualitas berkelanjutan Selain itu, dalam menghadapi tantangan teknologi, etika digital sangat penting untuk menjaga nilai-nilai pendidikan Islam, seperti menjaga integritas akademik dan melindungi data siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan supervisi pendidikan Islam perlu bertransformasi menjadi model kepemimpinan strategis, kolaboratif, dan berlandaskan nilai-nilai etis untuk memastikan implementasi deep learning berjalan efektif, relevan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam di era digital.