Nilai perusahaan pada sektor perbankan menjadi salah satu indikator penting hal tersebut menggambarkan penilaian investor terhadap kondisi dan prospek perusahaan. Penelitian ini bertujuan meneliti dampak gender diversity dewan direksi, komisaris independen, serta ukuran perusahaan pada nilai perusahaan di sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama rentang waktu 2021-2025. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengujian secara bersama-sama gender diversity dewan direksi dan komisaris independen sebagai sarana struktur tata kelola perusahaan serta ukuran perusahaan sebagai karakteristik perusahaan untuk memberikan bukti empiris tambahan atas hasil penelitian terdahulu yang masih tidak konsisten, khususnya dalam konteks sektor perbankan yang memiliki karakteristik regulasi dan tata kelola yang relatif ketat. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode sensus terhadap 47 perusahaan perbankan dan memperoleh 235 observasi. Setelah penghapun data outlier, sebanyak 165 observasi untuk menguji hubungan antarvariabel, data dianalisis menggunakan regresi liner berganda. Hasil analisis mengindikasikan bahwa gender diversity dewan direksi Selain itu, ukuran perusahaan menunjukkan pengaruh negatif pada nilai perusahaan, sementara komisaris independen memiliki pengaruh positif signifikan pada nilai perusahaan. Keterbatasan penelitian tercermin dari kemampuan model yang masih terbatas dengan nilai Adjusted R Square sebesar 9,4 persen. Penelitian berikutnya dapat menambahkan variabel lainnya sekaligus memperluas sektor serta periode pengamatan.